WIKA lepas kepemilikan saham di Hotel Indonesia Group, ada apa?

Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Entitas bisnis PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA) yakni PT Wijaya Karya Realty (WR) diketahui berencana melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Hotel Indonesia Group (HIG).

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin menjelaskan bahwa pihaknya saat ini memiliki kepemilikan saham di HIG sebesar 49%. Nantinya, aksi divestasi itu bakal dilaksanakan lewat proses transaksi afiliasi yang dialihkan kepada PT Hotel Indonesia Natour (HIN).

“WR akan melakukan penjualan seluruh kepemilikan saham WR pada HIG kepada PT Hotel Indonesia Natour sebanyak 1.470 saham atau setara dengan 49,00% dari seluruh saham yang disetor dan ditempatkan pada HIG,” jelas Ngatemin dalam prospektus yang dibagikan, dikutip Minggu (8/3/2026).

: Wijaya Karya (WIKA) Kantongi Kontrak Baru Rp17,43 Triliun Sepanjang 2025

Adapun, nilai jual beli yang telah disepakati antara Waskita Realty dengan Hotel Indonesia Natour sendiri sebesar Rp7,8 miliar.

Manajemen WIKA menjelaskan, transaksi tersebut dilaksanakan dalam rangka upaya mengakselerasi industri pariwisata dan perhotelan Indonesia. Di mana sebelumnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini telah bertransformasi meajdi BP BUMN telah menunjuk HIN sebagai pelaksana integrasi dan peningkatan bisnis hotel BUMN.

: : RUPSLB Wijaya Karya (WIKA) Restui Pengalihan Dana PMN

Selain itu, aksi divestasi itu juga dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja keuangan Waskita Realty.

“Dengan dilakukannya transaksi, maka akan mendorong kenaikan laba, likuiditas dan solvabilitas Waskita Realty yang dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan serta mendukung program akselerasi industri pariwisata dan perhotelan Indonesia sehingga akan memberikan reputasi positif sebagai BUMN yang terus berkembang,“ tambah Ngatemin.

: : Wijaya Karya (WIKA) Raih Dua Kontrak Proyek SDA Senilai Rp678 Miliar

Sebagai informasi, Waskita Realty dan Hotel Indonesia Natour memiliki hubungan kepemilikan saham yang sama-sama dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia. Semulanya Waskita Realty menggenggam 49% saham PT HIG, sedangkan PT HIN menggenggam 51,00% saham PT HIG.

Apabila transaksi ini rampung dilaksanakan, maka PT HIN atau yang juga dikenal sebagai Injourney Hospitality bakal menggenggam penuh kepemilikan saham atas PT HIG.

Mengacu pada laman resmi PT Hotel Indonesia Group, saat ini perusahaan tersebut mengelola sejumlah jenama hotel seperti Merusaka, Truntum, Grand Inna, Inna, hingga Khas Hotel.

PT HIG memiliki portofolio hotel kelolaan yang tersebar di beberapa wilayah, mulai dari Bali seperti  Merusaka Nusa Dua, The Patra Bali Resort & Villas, Grand Inna Kuta, Inna Bali Heritage, Inna Sindhu Beach Hotel.

Kemudian Jawa Barat yakni Grand Inna Samudra Beach, Jatiluhur Valley Resort, Grand Inna Tunjungan. Wilayah Non-Jawa yakni Grand Inna Medan, Cordia Hotel Banjarmasin, The Manohara Hotel Yogyakarta, Hotel Khas Palu.