
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Imbal hasil obligasi Treasury Amerika Serikat (AS) 10 tahun naik di atas 4,25% dalam perdagangan pasca liburan pada hari Selasa (20/1). Ini mencapai level tertinggi sejak awal September karena meningkatnya ketegangan antara Washington dan Eropa atas proposal Presiden AS Donald Trump untuk membeli Greenland merusak kepercayaan pada aset AS.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Selasa (20/1), selama akhir pekan, Trump memperingatkan bahwa delapan negara Eropa yang menentang rencana tersebut dapat menghadapi tarif 10% mulai 1 Februari, meningkat menjadi 25% pada 1 Juni kecuali kesepakatan untuk Greenland tercapai.
Para pemimpin Eropa mengecam pernyataan tersebut sebagai tidak dapat diterima sambil mempertimbangkan opsi pembalasan yang memungkinkan.
Analis memperingatkan bahwa Eropa memegang sekitar US$ 10 triliun dalam obligasi dan ekuitas AS, termasuk kepemilikan sektor publik yang signifikan, yang dapat dimanfaatkan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan.
Investor juga fokus pada data penting AS yang akan dirilis minggu ini, termasuk indeks harga PCE, perkiraan PDB kuartal ketiga lainnya, PMI S&P, dan survei sentimen konsumen Universitas Michigan.