
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal isu gratifikasi yang diduga melibatkan pejabat Kementerian Keuangan berinisial RLM. Bendahara negara itu menduga ada pihak tertentu yang sengaja mengembuskan isu tersebut.
Purbaya menyatakan akan melihat kasus itu secara adil. “Kami akan lihat pejabat secara fair. Betul enggak seperti itu. Ini ada beberapa kalangan yang sengaja mengembus-embuskan itu,” kata Purbaya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).
Dia mengatakan, kecurigaannya itu berangkat dari rencananya untuk menarik yang bersangkutan ke dalam manajemen Kementerian Keuangan. Purbaya menduga ada yang tidak setuju sehingga melemparkan isu tersebut ke publik.
“Karena sepertinya pejabat itu akan saya tarik ke dalam manajemen Kemenkeu tapi sepertinya ada yang enggak setuju sehingga ada yang mengembus-embuskan itu. Tapi akan kita lihat case-nya seperti apa,” kata dia.
Baca juga:
- Purbaya Ogah Pakai Usulan IMF Naikkan Pajak Penghasilan Karyawan untuk Jaga APBN
- 3 Cara Simpel Mulai Hidup Sehat Tanpa Ribet dan Tetap Hemat
Purbaya mengaku telah mengetahui kasus ini. Ia pun berencana akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai masalah ini.
Sebelumnya, KPK menyatakan akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan gratifikasi berupa satu unit mobil mewah Toyota Alphard yang menyeret nama seorang pejabat Kemenkeu berinisial RLM.
“Kami memastikan, bahwa setiap aduan akan ditindaklanjuti dengan memverifikasi validitas informasi dan data yang disampaikan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (14/2).