Perusahaan semen ini akan beri dividen saham Rp 46.800/lot, cek tanggal pembayaran!

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Satu lagi emiten saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bakal memberikan dividen jumbo. PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp 1,53 triliun.

Keputusan pembayaran dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 21 Mei 2026. 

Dengan jumlah tersebut, investor INTP akan mendapatkan dividen Rp 468 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Walhasil, investor bakal mendapatkan dana dividen Rp 46.800 per lot saham INTP.

Pada perdagangan Kamis 21 Mei 2026, harga saham INTP Rp 4.810, naik 60 poin atau 1,26% dibandingkan sehari sebelumnya. Dengan harga tersebut, yield dividen saham INTP mencapai 9,73%.

Yield dividen saham tersebut setara 4x bunga deposito bank umum yang saat ini sekitar 2%-3%.

Sebagai informasi, Indocement membukukan laba bersih sebesar Rp 2,2 triliun sepanjang 2025.

Direktur Utama Indocement Christian Kartawijaya mengatakan, sisa laba bersih setelah pembagian dividen akan dicatat sebagai saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya.

“RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 468 per saham, tanpa memperhitungkan jumlah saham treasury hasil buyback perseroan,” ujar Christian dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).

PT PP (PTPP) Siapkan Strategi Hadapi Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Suku Bunga

Jadwal dividen INTP 2026

Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen INTP 2026:

– Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 3 Juni 2026

– Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 4 Juni 2026

– Cum dividen pasar tunai: 5 Juni 2026

– Ex dividen pasar tunai: 8 Juni 2026

– Tanggal pembayaran dividen: 19 Juni 2026

Tonton: Mandatori B50 Dimulai 1 Juli 2026, Riset Ini Ungkap Potensi Kerugian Rp 409 T

Perubahan susunan pengurus INTP

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui sejumlah perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi perseroan.

Beberapa keputusan penting di antaranya:

– Mengangkat kembali Roberto Callieri sebagai Komisaris Utama

– Menerima pengunduran diri Hasan Imer sebagai Direktur

– Mengangkat Benny Setiawan Santoso sebagai Direktur

– Mengangkat Jose Maria Magrina Vadillo sebagai Wakil Direktur Utama mulai 1 September 2026

Berikut susunan lengkap pengurus INTP mulai 1 September 2026:

Dewan Komisaris

– Komisaris Utama: Roberto Callieri

– Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Tedy Djuhar

– Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Simon Subrata

– Komisaris Independen: Franciscus Welirang

– Komisaris: Juan Francisco Defalque

– Komisaris: René Samir Aldach

– Komisaris: Suharso Monoarfa

Direksi

– Direktur Utama: Christian Kartawijaya

– Wakil Direktur Utama: Jose Maria Magrina Vadillo

– Direktur: Troy Dartojo Soputro

– Direktur: Oey Marcos

– Direktur: Holger Mørch

– Direktur: Sunnira Ly

– Direktur: Benny S. Santoso

Tonton: Prabowo Murka! Dirjen Bea Cukai Terancam Dicopot Jika Tak Becus Bereskan Pungli

INTP siapkan buyback saham Rp 750 miliar

Selain RUPST, Indocement juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Dalam agenda tersebut, pemegang saham menyetujui penarikan kembali sebagian saham treasury hasil buyback tahun 2021 dan 2022 sebanyak 84,52 juta saham melalui pengurangan modal ditempatkan dan disetor.

Dengan aksi tersebut, modal ditempatkan dan disetor perseroan menjadi Rp 1,71 triliun.

Tak hanya itu, pemegang saham juga menyetujui program pembelian kembali saham (buyback) baru dengan nilai maksimal Rp 750 miliar.

Program buyback tersebut akan berlangsung mulai 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027.

Langkah buyback saham ini dinilai menjadi sinyal optimisme manajemen terhadap prospek bisnis perseroan ke depan sekaligus menjaga stabilitas harga saham INTP di pasar.