Harga Emas Naik, Investor Menyerbu Aset Save Haven di Tengah Memanasnya Perang Iran

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Harga emas melonjak pada perdagangan awal pekan ini, Senin (2/3/2026). Mengutip Bloomberg, pukul 07.41 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.377,20 per ons troi, naik 2,46% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 5.247,90 per ons troi.

Harga emas naik lantaran investor berbondong-bondong mencari aset safe haven di tengah guncangan pasar akibat perang di Timur Tengah.

Pada perdagangan pagi ini, harga emas naik lebih dari 2%, setelah naik lebih dari 3% pada pekan lalu seiring peningkatan jumlah pasukan AS di wilayah Timur Tengah.

Harga Minyak Melonjak di Awal Pekan, Imbas Memanasnya Konflik Iran

Konflik menyebar pada akhir pekan setelah AS dan Israel menyerang Iran dan Teheran membalas dengan gelombang rudal ke target di berbagai negara.

Ketegangan geopolitik telah menjadi faktor kunci reli emas yang berkepanjangan, didukung pembelian oleh bank sentral dan pergeseran investor dari obligasi pemerintah dan mata uang ke emas.

“Kenaikan harga emas pada Senin ini merupakan indikasi awal investor mencari aset safe haven di tengah meningkatnya ketidakpastian regional,” kata Ahmad Assiri, ahli strateg Pepperstone Group Ltd seperti dikutip Bloomberg.