Amman Mineral (AMMN) masih miliki 105,8 juta saham hasil buyback

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengumumkan adanya pengalihan kembali saham dari hasil pembelian kembali (buyback) saham oleh perusahaan per 31 Desember 2025.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Sekretaris Perusahaan AMMN Vemmy Febrianti menyampaikan, AMMN telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 30 April 2025 lalu untuk pelaksanaan buyback saham.

Anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) ini pun menyelesaikan buyback saham pada 31 Juli 2025 dengan harga rata-rata pembelian di level Rp 7.450 per saham.

IHSG Menguat 0,44% ke 8.984 di Sesi I Kamis (8/1), AMMN, DSSA, BRPT Top Gainers LQ45

“Jumlah saham yang wajib dialihkan kembali sebesar 105.803.800 saham,” tulis dia dalam keterbukaan informasi, Kamis (8/1/2026).

Lantas, AMMN masih memiliki sisa saham yang wajib dialihkan kembali dengan jumlah yang disebutkan tadi dari 1 Juli 2025 sampai 31 Desember 2025, sehingga masih berstatus saham treasuri.

Asal tahu saja, saham treasuri adalah saham milik emiten yang sebelumnya sudah beredar di publik, selanjutnya dibeli kembali oleh emiten tersebut namun belum dialihkan kembali ke pasar.

Jelang penutupan perdagangan Kamis (8/1/2026), harga saham AMMN terkoreksi 0,31% ke level Rp 7.950 per saham