
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT BNI Sekuritas telah memfasilitasi transaksi strategis antara PT Angkasa Pura Indonesia dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) dalam rangka memperkuat struktur keuangan.
Transaksi ini mencakup penyertaan aset berupa inbreng lahan seluas 972.123 meter persegi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta senilai Rp 5,66 triliun ke dalam GMFI.
Adapun transaksi dilakukan melalui skema rights issue, di mana GMFI menerbitkan 82,1 miliar saham baru dan meningkatkan kepemilikan PT Angkasa Pura Indonesia menjadi 68,6%.
Rupiah Melemah ke Rp 16.784 per Dolar AS di Siang Ini (29/1)
SEVP Investment Banking BNI Sekuritas Ikhsan Ramdan menjelaskan transaksi M&A ini merupakan transaksi berskala besar dan strategis yang memperkuat sinergi antara GMFI dan API.
“Peran kami sebagai penasihat strategis tidak berhenti pada eksekusi transaksi, tetapi memastikan struktur transaksi dirancang secara terukur,” jelasnya dalam keterbukaan informasi, Kamis (29/1/2026).
Ikshan bilang BNI Sekuritas memberikan perspektif bisnis dan industri serta memastikan seluruh proses berjalan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan regulator dan praktik terbaik industri.
Transaksi yang efektif pada 29 Desember 2025 tersebut berdampak langsung pada perbaikan struktur permodalan GMFI. Melalui inbreng lahan dari API, posisi ekuitas GMFI tercatat sebesar US$ 59,89 juta.
“Hal ini memperkuat profil keuangan perusahaan serta membuka peluang akses pendanaan baru untuk mendukung pengembangan bisnis di masa mendatang,” jelas Ikshan.