
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Sejumlah saham big caps seperti AMMN, BBRI hingga BREN terpantau memuncaki top laggards yang membebani laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini periode 2 hingga 6 Maret 2026.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham Migas kongsi Grup Salim dan keluarga Panigoro PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) menempati urutan pertama pemberat indeks komposit sepanjang minggu ini. Saham AMMN anjlok 19,93% sepekan dan membebani IHSG sebesar 46,27 poin.
Posisi kedua saham penekan IHSG ada emiten bank pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang terkoreksi 6,14% sepekan dan berkontribusi menahan laju IHSG sebesar 37,73 poin. Saham yang menjadi beban IHSG berikutnya ada emiten telekomunikasi BUMN PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM). Saham TLKM mengalami pelemahan 9,89% sepekan dan membebani IHSG sebesar 36,82 poin.
: IHSG Sepekan Anjlok 7,89%, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp1.160 Triliun
Sementara itu, saham FILM juga menjadi pemberat indeks komposit dengan pelemahan 47,38% sepekan dan berkontribusi 31,73 poin dalam pelemahan IHSG. Selanjutnya saham BRMS juga masuk daftar top laggards dengan kontribusi 25,39 poin, usai emiten tambang Grup Bakrie tersebut anjlok 17,53% sepekan.
Posisi selanjutnya ada saham BRPT yang terkoreksi 21,86% sepekan dan berkontribusi menahan laju IHSG sebesar 24,95 poin. Emiten perbankan jumbo BMRI juga turut membebani IHSG dengan tambahan 22,91 poin usai sahamnya terkoreksi 5,59% sepekan.
: : IHSG Ditutup Melemah ke 7.699, Saham ENRG, BBCA hingga PTRO Ambrol ke Zona Merah
Adapun saham ASII berada di urutan ke-8 dengan pelemahan 8,24% sepekan dan berkontribusi menahan laju IHSG sebesar 22,52 poin. Terakhir diurutan ke-9 dan 10 ada saham BYAN dan BREN yang turun masing-masing 8,93% dan 6,08% sepekan dengan kontribusi menahan laju indeks komposit sebesar 19,94 poin dan 18,51 poin.
Berikut Daftar Top Laggards atau Saham Penekan IHSG Periode 2—6 Maret 2026: Code Price (%) MCFF (Trillion) IHSG (Points) AMMN -19.93% 82.62 -46.27 BBRI -6.14% 256.50 -37.73 TLKM -9.89% 149.19 -36.82 FILM -47.38% 15.66 -31.73 BRMS -17.53% 53.12 -25.39 BRPT -21.86% 39.65 -24.95 BMRI -5.59% 171.91 -22.91 ASII -8.24% 111.51 -22.52 BYAN -8.93% 90.40 -19.94 BREN -6.08% 127.12 -18.51 IHSG Sepekan Anjlok 7,89%
Seiring melemahnya sejumlah saham tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 7,89% ke level 7.585,68 sepanjang perdagangan pekan ini. Kapitalisasi pasar Bursa juga tercatat turun Rp1.160 triliun menjadi Rp13.627 triliun.
: : Trump Bawa Sentimen Negatif untuk IHSG, Investor Ritel Awas ‘Tergocek’ Volatilitas Pasar
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan IHSG selama sepekan ditutup mengalami pelemahan 7,89% pada posisi 7.585,68 dari 8.235,48 pada pekan sebelumnya.
Adapun, kapitalisasi pasar Bursa juga tercatat mengalami penurunan sebesar 7,85% menjadi Rp13.627 triliun dari Rp14.787 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara rata-rata volume transaksi harian Bursa terpantau mengalami pelemahan 17% menjadi 42,34 miliar lembar dari 51,02 miliar lembar pada penutupan pekan lalu. Adapun, rata-rata nilai transaksi harian Bursa juga turut mengalami pelemahan.
“Rata-rata nilai transaksi harian BEI turut berubah sebesar 16,64% menjadi Rp24,97 triliun, dari Rp29,95 triliun pada pekan sebelumnya,” kata Kautsar dikutip Sabtu (7/3/2026).
Menutup pekan ini, tepatnya pada Jumat (6/3/2026), investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp263 miliar dan sepanjang tahun 2026 investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp7,29 triliun.
______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.