Harga emas Antam turun lagi Rp 2,765 juta per gram, panic or profit?

Ussindonesia.co.id – , JAKARTA — Harga emas Antam yang dipantau di laman Logam Mulia di Jakarta, Rabu (20/5/2026) pukul 08.50 WIB, turun Rp 24.000 dari semula Rp 2.789.000 menjadi Rp 2.765.000 per gram. Harga beli kembali (buyback) juga turun menjadi Rp 2.569.000 per gram.

Harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas mulai gramasi 1 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam terbaru:

– Harga emas 0,5 gram: Rp 1.432.500

– Harga emas 1 gram: Rp 2.765.000

– Harga emas 2 gram: Rp 5.470.000

– Harga emas 3 gram: Rp 8.180.000

– Harga emas 5 gram: Rp 13.600.000

– Harga emas 10 gram: Rp 27.145.000

– Harga emas 25 gram: Rp 67.737.000

– Harga emas 50 gram: Rp 135.395.000

– Harga emas 100 gram: Rp 270.712.000

– Harga emas 250 gram: Rp 676.515.000

– Harga emas 500 gram: Rp 1.352.820.000

– Harga emas 1.000 gram: Rp 2.705.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai bukti potong PPh 22.

Harga Emas Pegadaian Naik

Sementara itu, harga emas di laman Sahabat Pegadaian yang dikutip dari Jakarta, Rabu pukul 07.38 WIB, menunjukkan harga emas UBS, Antam, dan Galeri24 kompak naik masing-masing menjadi Rp 2.845.000, Rp 2.887.000, dan Rp 2.782.000 per gram.

Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu. Adapun harga tiga jenama emas tersebut di Pegadaian pada Selasa (19/5/2026) yakni UBS Rp 2.788.000, Antam Rp 2.861.000, dan Galeri24 Rp 2.756.000 per gram.

Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram, sementara harga emas Antam di Sahabat Pegadaian hanya ditampilkan mulai 0,5 gram hingga 100 gram.

Untuk harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia, pembaruan dilakukan setelah pukul 08.30 WIB.

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk:

Galeri24

– 0,5 gram: Rp 1.460.000

– 1 gram: Rp 2.782.000

– 2 gram: Rp 5.499.000

– 5 gram: Rp 13.644.000

– 10 gram: Rp 27.216.000

– 25 gram: Rp 67.674.000

– 50 gram: Rp 135.242.000

– 100 gram: Rp 270.349.000

– 250 gram: Rp 674.214.000

– 500 gram: Rp 1.348.427.000

– 1.000 gram: Rp 2.696.852.000

Antam– 0,5 gram: Rp 1.496.000

– 1 gram: Rp 2.887.000

– 2 gram: Rp 5.712.000

– 3 gram: Rp 8.541.000

– 5 gram: Rp 14.201.000

– 10 gram: Rp 28.344.000

– 25 gram: Rp 70.729.000

– 50 gram: Rp 141.376.000

– 100 gram: Rp 282.671.000

UBS– 0,5 gram: Rp 1.538.000

– 1 gram: Rp 2.845.000

– 2 gram: Rp 5.645.000

– 5 gram: Rp 13.949.000

– 10 gram: Rp 27.749.000

– 25 gram: Rp 69.237.000

– 50 gram: Rp 138.191.000

– 100 gram: Rp 276.273.000

– 250 gram: Rp 690.477.000

– 500 gram: Rp 1.379.334.000.

Gen Z Mulai Investasi Emas

Minat generasi muda terhadap investasi emas mulai meningkat. Tren ini terlihat dari pertumbuhan pembiayaan cicil emas di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang melonjak 123,18 persen secara tahunan.

Kenaikan tersebut didominasi nasabah generasi Z dan milenial yang mencapai sekitar 61,5 persen dari total pengguna layanan cicil emas. Pergeseran ini menunjukkan perubahan perilaku keuangan anak muda yang mulai melirik instrumen investasi yang relatif aman untuk jangka menengah hingga panjang.

BSI menangkap tren tersebut dengan menyediakan skema cicil emas logam mulia mulai dari 5 gram dengan tenor satu hingga lima tahun. Skema ini dinilai lebih terjangkau bagi generasi muda yang ingin mulai berinvestasi, tetapi memiliki keterbatasan modal awal.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan emas masih menjadi pilihan investasi yang stabil. “Emas merupakan instrumen investasi yang stabil dan relatif aman dalam jangka panjang. Melalui program ini, kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi anak muda agar bisa mulai membangun portofolio investasi sejak dini,” ujar Anton beberapa waktu lalu.

Dari sisi industri, lonjakan minat ini juga didorong kemudahan akses digital. Layanan cicil emas kini dapat diakses secara daring melalui aplikasi BYOND by BSI, dengan proses pengajuan cepat dan harga yang mengikuti pasar secara real time.

Selain sebagai instrumen investasi, produk berbasis emas juga mulai dimanfaatkan untuk kebutuhan lain, termasuk persiapan biaya haji. Skema cicilan memungkinkan masyarakat mengunci harga emas saat ini untuk kebutuhan di masa depan, sementara layanan gadai emas menjadi alternatif sumber dana cepat.

“Melalui berbagai layanan ini, kami berharap dapat menjadi mitra strategis bagi generasi muda dalam mencapai kemandirian finansial,” kata Anton.

Bagi industri keuangan, tren ini menjadi sinyal meningkatnya literasi investasi di kalangan anak muda. Di sisi lain, produk berbasis emas dinilai berpotensi memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus memperkuat basis nasabah di segmen ritel.