
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Harga emas terkoreksi pada perdagangan Selasa (17/2/2026) pagi. Pukul 08.00 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 4.988,60 per ons troi, turun 1,14% dari perdagangan sebelumnya yang ada di US$ 5.046,30 per ons troi.
Harga emas terkoreksi namun masih berada sedikit di bawah level US$ 5.000 per ons troi, karena Sebagian besar pasar Asia tutup untuk Tahun Baru Imlek, setelah libur nasional AS pada Senin kemarin.
Harga emas sempat menguat pada Jumat pekan lalu setelah data inflasi AS menunjukkan kenaikan moderat. Hal ini memperkuat argumen bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga.
Harga Minyak Naik pada Selasa (17/2) Pagi, Pasar Cermati Pembicaraan Iran-AS
Mengutip Bloomberg, sejumlah bank besar seperti BNP Paribas SA, Eutsche Bank AG dan Goldman Sachs Group Inc memperkirakan harga emas akan Kembali naik, didorong oleh ketegangan geopolitik yang terus berlanjut, pertanyaan tentang independensi The Fed dan pergeseran dari mata uang dan obligasi pemerintah.
“Kami terus melihat dua faktor makro Utama yang mendukung Harga emas yakni inflasi dan pelemahan dolar,” kata analis Jefferies, termasuk Fahad Tariq dalam sebuah catatan.
Mereka menaikkan perkiraan Harga emas tahun ini menjadi US$ 5.00 per ons troi, dari sebelumnya US$ 4.200 per ons troi.