
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Harga minyak mentah WTI turun mendekati US$ 93 per barel pada hari Jumat (27/3), memangkas keuntungan dari sesi sebelumnya setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperpanjang tenggat waktu bagi Teheran untuk mencapai kesepakatan atau menghadapi serangan lebih lanjut selama 10 hari lagi. Harga minyak mentah Brent juga turun di bawah US$107 per barel, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Jumat (27/3), Trump juga mengatakan Iran telah mengizinkan 10 kapal tanker minyak untuk melewati Selat Hormuz minggu ini sebagai “hadiah” untuk AS, sementara Menteri Keuangan AS Scott Bessent mencatat bahwa program asuransi yang bertujuan untuk meningkatkan pengiriman melalui jalur air tersebut akan segera dimulai.
Sementara itu, Iran mengonfirmasi bahwa mereka telah menolak rencana 15 poin AS untuk mengakhiri perang dan mengajukan persyaratannya sendiri, termasuk pengakuan atas otoritas Teheran atas Hormuz.
Harga minyak tetap naik sekitar 40% sejak konflik dimulai, karena Teheran memaksa penutupan efektif jalur air sempit yang dilalui sekitar seperlima energi global.
Sebelumnya Trump berjanji untuk tidak menargetkan fasilitas energi Iran hingga 6 April, memberikan sedikit kelegaan bagi pasar yang terguncang oleh perang selama hampir sebulan.