IHSG berpotensi lanjut terkoreksi pada hari Kamis (22/1), cek rekomendasi sahamnya

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi pada perdagangan Rabu (21/1/2026) seiring aksi ambil untung dan memburuknya sentimen kebijakan domestik. IHSG turun 1,36% ke level 9.010,33 setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang menilai, pelemahan IHSG dipicu oleh aksi profit taking yang diperkuat sentimen negatif dari keputusan Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan di sektor kehutanan, perkebunan, energi, dan pertambangan akibat pelanggaran lingkungan.

“Tekanan jual terjadi lintas sektor, dengan sektor industri, properti, dan transportasi menjadi penekan utama pergerakan indeks,” kata Alrich kepada Kontan, Rabu (21/1/2026).

Saham United Tractors (UNTR) Anjlok Usai Izin Agincourt Dicabut, Ini Rekomendasinya

Secara sektoral, sektor industri mencatat koreksi terdalam sebesar 6,33%, disusul properti 3,44% dan transportasi 3,04%. Dari sisi teknikal, IHSG ditutup di bawah MA5, dengan indikator MACD menunjukkan penyempitan area positif serta stochastic RSI bergerak turun dari area overbought.

“Secara teknikal, kondisi ini membuka peluang lanjutan koreksi dengan potensi pengujian area support di kisaran 8.950-9.000,” jelasnya.

Di sisi lain, keputusan Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% dinilai relatif sesuai ekspektasi pasar dan belum mampu menjadi katalis penahan koreksi. Fokus kebijakan moneter saat ini lebih diarahkan pada stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Untuk perdagangan Kamis (22/1/2026), Phintraco Sekuritas mencermati sejumlah sentimen global, antara lain pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam forum World Economic Forum di Davos, serta rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang diperkirakan tumbuh 4,3% secara kuartalan pada kuartal III-2025.

“Data tersebut menegaskan momentum pertumbuhan ekonomi AS masih solid, didukung konsumsi rumah tangga, pemulihan ekspor, dan ekspansi belanja pemerintah,” tambah Alrich.

Adapun saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan Kamis (22/1/2026) antara lain INCO, MEDC, EXCL, BRIS, dan HRUM.

Pencabutan Izin Pengelolaan Hutan Guncang Saham UNTR, ASII, dan INRU, Ini Kata Analis