IHSG ditutup turun ke 6.905,62, saham BMRI, CUAN, hingga ESSA loyo

Ussindonesia.co.id JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Senin (11/5/2026). Sejalan dengan itu, sejumlah saham ternama seperti BMRI, CUAN, hingga ESSA turut bergerak melemah hingga perdagangan sore hari.

Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah 0,92% ke level 6.905,62. Sepanjang hari, indeks sempat bergerak pada level 7.001,68—6.846,63. Dari ratusan konstituen, sebanyak 263 saham menguat, 463 melemah, dan 233 saham stagnan.

Dari jajaran saham LQ45, pelemahan harga dipimpin oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang ambles 8,21% ke Rp4.250, diikuti saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) melemah 8,04% ke Rp1.030, dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) turun 3,59% ke Rp805.

Selain itu, pelemahan harga juga dialami oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) yang turun 3,29% ke Rp735, saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) turun 3,26% ke Rp890, dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melemah 3,17% ke Rp1.985.

: Kinerja Solid Emiten LQ45 Kuartal I/2026, Analis Jagokan Sektor Bank dan Energi

Sebaliknya, kinerja impresif dialami oleh PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang naik 11,06% ke Rp6.025, PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) naik 6,03% ke Rp615, dan PT Astra International Tbk. (ASII) naik 3,86% ke Rp6.050.

Selain itu, penguatan juga dialami oleh saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang naik 3,44% ke Rp1.505, PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) naik 3,24% ke Rp2.870, dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) naik 1,93% ke Rp3.700.

Sebelumnya, Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda, memprediksi IHSG akan menguji level support 6.900—6.920, melanjutkan pelemahan yang terjadi pada pekan sebelumnya sebesar 2,86% ke level 6.969. Reza menilai, pasar akan mencermati perkembangan royalti mineral dan rebalancing MSCI.

”Secara teknikal, IHSG akan menguji level support pentingnya pada 6.900—6.920. Pasar akan terus mencermati perkembangan isu kenaikan royalti mineral sembari menunggu beberapa rilis data penting seperti consumer confidence Indonesia dan pengumuman rebalancing MSCI di 12 Mei 2026,” kata Reza dalam riset hariannya, Senin (11/5/2026).

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.