
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan sesi pertama hari ini. Senin (12/1/2026) pukul 12.00 WIB, IHSG menguat 11,209 poin atau 0,13% ke 8.947,963.
Penguatan IHSG ini disokong sebagian indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer yang melonjak 2,9% di akhir sesi pertama.
Disusul, IDX Sektor Transportasi dan Logistik yang menanjak 2,35%, IDX Sektor Perindustrian naik 2,23% dan IDX Sektor Properti dan Real Estate yang menguat 1,83%.
Berikutnya ada IDX Sektor Barang Baku yang menguat 1,56% dan IDX Sektor Energi yang menguat 0,26%.
Sementara itu, IDX Sektor Infrastruktur menjadi sektoral dengan pelemahan terdalam setelah anjlok 1,06% di akhir sesi pertama.
Kemudian ada IDX Sektor Keuangan turun 0,5%, IDX Sektor Teknologi melemah 0,41%, IDX Sektor Kesehatan melemah 0,04% dan IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang turun 0,02%.
Harga Perak Melonjak ke Rekor Tertinggi Baru
Total volume transaksi bursa mencapai 33,86 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 18,72 triliun. Sebanyak 359 saham naik harga, 311 turun harga dan 141 flat.
Top gainers LQ45 siang ini terdiri dari:
- PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 10.29%
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 5,19%
- PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) naik 4,13%
Top losers LQ45 siang ini adalah:
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 3,55%
- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) turun 3,51%
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 2,06%