
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memecahkan rekor baru dengan ditutup di zona hijau melanjutkan kenaikan sejak awal tahun 2026 ini.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG menguat 11,20 poin atau 0,13% ke level 8.944,81 pada penutupan perdagangan Rabu (7/1/2026).
Kenaikan IHSG ditopang menguatnya lima indeks sektoral dari total 11 sector di BEI. Sektor yang naik paling tinggi adalah perindustrian 2,40%,disusul barang konsumer non primer 1,18%, barang baku 1,11%, energi 0,51% dan infrastruktur 0,6%.
IHSG Menguat pada Perdagangan Selasa (6/1) Pagi, NCKL, INCO, MBMA Top Gainers LQ45
Sementara itu enam sektor lainnya terkoreksi yaitu transportasi 1,83%, barang konsumer primer 0,93%, teknologi 0,56%, keuangan 0,24%, properti dan real estate 0,22% dan Kesehatan 0,05%.
Total volume perdagangan saham di BEI pada Rabu mencapai 70,23 miliar dengan nilai transaksi Rp 36,67 triliun.
Ada 344 saham yang menguat, 362 saham yang melemah dan 104 saham yang stagnan.
Top gainers di LQ45 adalah:
1. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 12,44% ke Rp 6.325 per saham
2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 11,59% ke Rp 3.850 per saham
3. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) 7,77% ke Rp 2.010 per saham
IHSG Naik 0,65% ke 8.804 pada Sesi I Senin (5/1), BUMI, INCO, ANTM Top Gainers LQ45
Top losers di LQ45 adalah:
1. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 6,93% ke Rp 2.550 per saham
2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) 3,93% ke Rp 6.725 per saham
3. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 3,17% ke Rp 3.050 per saham
INCO Chart by TradingView