Indika Energy (INDY) cetak kenaikan laba 142% pada kuartal I-2026

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) mampu membukukan kinerja keuangan positif pada tiga bulan pertama tahun 2026.

Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan INDY tumbuh 0,74% year on year (yoy) menjadi US$ 493,22 juta pada kuartal I-2026. Sedangkan pada kuartal I-2025, INDY meraih pendapatan US$ 489,60 juta.

Mayoritas pendapatan INDY pada kuartal I-2026 berasal dari segmen sumber daya energi senilai US$ 388,47 juta. Setelah itu diikuti oleh pendapatan dari segmen jasa energi senilai US$ 68,71 juta, segmen logistik dan infrastruktur senilai US$ 43,15 juta, segmen bisnis hijau senilai US$ 13,12 juta, segmen ventura digital senilai US$ 2,47 juta, segmen lainnya senilai US$ 1,76 juta, dan segmen mineral senilai US$ 371.010.

Bahana Sekuritas Resmi Distribusikan Produk Reksadana SetiabudiInvest

Seluruh pendapatan masing-masing segmen tadi kemudian dikurangi oleh eliminasi sebesar US$ 2,36 juta.

Bersamaan dengan itu, beban pokok kontrak dan penjualan INDY berkurang 1,57% yoy menjadi US$ 419,19 juta pada kuartal I-2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 425,88 juta.

Alhasil, INDY mengantongi laba kotor sebesar US$ 74,03 juta pada kuartal I-2026 atau meningkat 16,18% yoy dibandingkan laba kotor perusahaan pada kuartal I-2025 yaitu US$ 63,72 juta.

INDY juga mengalami kenaikan laba sebelum pajak sebesar 38,20% yoy menjadi US$ 27,06 juta pada kuartal I-2026, dari periode sebelumnya senilai US$ 19,58 juta.

Hasil ini dipengaruhi oleh penurunan beban keuangan sebesar 8,60% yoy dari US$ 17,55 juta pada kuartal I-2025 menjadi US$ 16,04 juta pada kuartal I-2026. Selain itu, pendapatan investasi INDY juga naik 73,42% yoy dari US$ 3,16 juta pada kuartal I-2025 menjadi US$ 5,48 juta pada kuartal I-2026.

Hingga akhir kuartal I-2026, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk INDY melesat 142,07% yoy menjadi US$ 7,02 juta, dibandingkan periode sebelumnya yakni US$ 2,90 juta.

INDY memiliki total aset sebesar US$ 2,99 miliar pada akhir kuartal I-2026 yang terdiri dari liabilitas sebesar US$ 1,63 miliar dan ekuitas sebesar US$ 1,36 miliar.

BI Kerek Suku Bunga, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 17.654 Per Dolar AS Hari Ini (20/5)