
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Mayoritas bursa Asia melemah pada perdagangan Kamis (8/1/2026) pagi. Pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 melemah 366,10 poin atau 0,70% ke 51.596,10, Hang Seng turun 156,17 poin atau 0,59% ke 26.302,78, Taiex turun 25,87 poin atau 0,09% ke 30.400,23, ASX 200 naik 8,43 poin atau 0,10% ke 8.704, Straits Times naik 3,29 poin atau 0,09% ke 4.749,73 dan FTSE Malaysia turun 5,97 poin atau 0,36% ke 1.670,78.
Mengutip Bloomberg, saham di Jepang dan Korea Selatan dibuka melemah. Kemarin, indeks saham global dan indeks S&P 500 sama-sama mencatatkan penurunan pertama di tahun 2026.
Data AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan lapangan kerja AS, sehingga mempertahankan spekulasi pasar tentang dua kali penurunan suku bunga Federal Reserve tahun ini.
Harga Emas Rebound pada Kamis (8/1), Investor Menanti Rilis Data Pekerjaan AS
“Arus data semalam relatif beragam dan itu tercermin dalam sesi yang beragam di pasar global,” kata Kyle Rodda, analis senior di Capital.com yang dilansir dari Bloomberg.
“Data makroekonomi juga menambah gejolak di Wall Street.”
Di Asia, pasar mencermati langkah China yang memulai penyelidikan anti dumping bahan baku utama pembuat chip dari Jepang, yang menambah panas perselisihan antara kedua negara