Pelayaran Nasional (ELPI) akan gelar rights issue, terbitkan 2,03 miliar saham baru

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Emiten pelayaran, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 9 Maret 2026 mendatang.

Dalam agenda tersebut, ELPI akan meminta persetujuan kepada pemegang saham terkait Rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue.

Aksi korporasi ini dilakukan melalui penerbitan maksimal 2,03 miliar saham baru dengan nominal Rp 100 lembar saham. Ini mewakili 27,39% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue.

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas pada Rabu (18/2), Ini Rekomendasi Analis

“Dengan adanya penambahan modal yang berasal dari saham portepel akan memberikan dampak positif untuk memperkuat struktur modal, mendukung kinerja operasional untuk ekspansi dan diversifikasi sehingga memberikan nilai tambah korporat maupun revenue secara konsolidasi,” tulis Corporate Secretary Wawan Heri Purnomo di keterbukaan informasi.

Perkiraan secara garis besar penggunaan dana hasil PMHMETD I setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan ELPI untuk likuiditas umum, belanja modal, dan modal kerja termasuk usaha dan kegiatan dalam rangka diversifikasi, ekspansi dan investasi serta kegiatan penunjangnya.

Intip Proyeksi IHSG Pekan ini dan Rekomendasi Saham Pilihannya

Selain itu, ELPI akan mengajukan pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan setelah rencana rights issue tersebut disetujui oleh para pemegang saham dalam RUPSLB, dengan ketentuan jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPLB sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan, sesuai ketentuan pasal 8 ayat 3 POJK No. 32/2015.