
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Emiten perkebunan PT Pinago Utama Tbk. (PNGO) mengumumkan akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 kepada investor senilai Rp70,31 miliar atau setara Rp90 per saham.
Corporate Secretary PNGO Wandy mengungkapkan pembagian dividen tersebut telah sesuai dengan keputusan Direksi dan telah disetujui Dewan Komisaris perseroan pada 5 Januari 2026, di mana ditetapkan pembagian dividen interim kepada investor senilai Rp70.312.500.000 yang bersumber dari laba bersih kuartal III/2025.
“Perseroan akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp70,31 miliar atau setara Rp90 per lembar kepada para pemegang saham perseroan,” kata Wandy di keterbukaan informasi, Selasa (6/1/2026).
: Kalah Pamor dari SRBI, Kinerja Indeks Saham Royal Dividen Tertekan Sepanjang 2025
Adapun jadwal pembagian dividen PNGO antara lain, akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi pada 14 Januari 2026. Sementara itu, tanggal perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 15 Januari 2026.
Kemudian cum dividen di pasar tunai pada 19 Januari 2026, dengan ex dividen di pasar tunai pada 20 Januari 2026. Sementara itu, tanggal daftar pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen atau recording date 19 Januari 2026.
: : Alamtri (ADRO) Umumkan Kurs Dividen Interim, Investor Kantongi Rp145 per Saham
“Tanggal pembayaran dividen interim PNGO pada 27 Januari 2026,” tambah Wandy.
Wandy menuturkan jadwal pelaksanaan dan tata cara pembayaran dividen tersebut telah dikoordinasikan dengan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Biro Administrasi Efek perseroan.
: : Jadwal Dividen Pinago Utama (PNGO) Rp52 per Saham, Cair Bulan Depan
Perseroan juga menegaskan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025 kepada pemegang saham PNGO, sebagaimana disebutkan dan tidak akan mempengaruhi kelangsungan usaha perseroan.
Sebagai informasi, PNGO mencetak laba bersih senilai Rp212,72 miliar sepanjang kuartal III/2025. Sementara itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya adalah sebesar Rp1,04 triliun.
Sementara itu, total ekuitas PNGO tercatat sebesar Rp1,16 triliun sampai akhir September 2025.
Pinago Utama Tbk. – TradingView
______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.