BNI (BBNI) selesaikan buyback Rp1,5 triliun, total 16,37 juta saham diserap

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) atau BNI menyampaikan telah menyelesaikan periode pembelian kembali (buyback) saham sebagaimana disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 26 Maret 2025. Sepanjang periode tersebut, BNI telah membeli kembali sebanyak 16.377.700 lembar saham.

Pelaksanaan buyback ini merupakan tindak lanjut atas keputusan RUPS Tahunan 26 Maret 2025. Dalam RUPS tersebut, pemegang saham menyetujui pembelian kembali saham Perseroan yang telah diterbitkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan jumlah maksimal sebesar Rp1.500.000.000.000 atau Rp1,5 triliun, termasuk seluruh biaya yang terkait dengan pelaksanaan pembelian kembali saham. 

“Memperhatikan kondisi makro ekonomi, kondisi market dan kebutuhan pelaksanaan pengalihan saham sesuai Keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 tersebut, maka kami laporkan bahwa BNI telah menyelesaikan periode buyback dengan total saham yang telah dibeli kembali sebanyak 16.377.700,” tulis manajemen BNI dalam  laporan, dikutip Minggu (22/2/2026). 

: Modal Kuat BBNI Hadapi Tekanan Outlook Negatif dari Moody’s

Dalam keputusan yang sama, RUPS tahunan juga menyetujui tujuan pengalihan saham hasil buyback yang dicatat sebagai saham treasuri. Saham treasuri tersebut akan dimanfaatkan melalui program kepemilikan saham pegawai, program kepemilikan saham bagi direksi dan/atau dewan komisaris, serta pengalihan lainnya sesuai dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

BNI juga menyatakan bahwa buyback tidak mengurangi tingkat kepercayaan investor terhadap kinerja dan prospek BNI. Hal ini tercermin dari terjaganya valuasi saham perseroan. 

: : Rupiah Dibuka Melemah, Cek Kurs Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA Hari Ini

Price to book value (PBV) BNI tercatat meningkat dari 0,98 kali pada posisi 26 Maret 2025, yaitu saat perseroan memperoleh persetujuan pelaksanaan buyback dalam RUPST, menjadi 1,01 kali pada posisi 4 Februari 2026. 

Pada periode yang sama, harga saham Perseroan juga mengalami kenaikan dari Rp4.250 per lembar saham menjadi Rp4.630 per lembar saham.

: : Jadwal Operasional Kantor Cabang BSI dan BNI Selama Ramadan 2026

Melalui keterbukaan informasi ini, BNI menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan buyback telah diselesaikan sesuai dengan persetujuan pemegang saham dan ketentuan yang berlaku. 

Sehubungan dengan pelaksanaan aksi korporasi tersebut, BNI menyampaikan bahwa buyback tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha. 

Manajemen menegaskan bahwa BNI memiliki modal dan arus kas yang kuat sehingga tetap mampu menjalankan seluruh kegiatan usaha dan pengembangan bisnis, termasuk pelaksanaan pembelian kembali saham tersebut.

——————

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.