
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — PT Bank Mega Tbk. (MEGA) bersiap menggandakan jumlah saham beredarnya melalui pembagian saham bonus dengan rasio 1:1 yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor atau disebut dengan agio saham senilai Rp5,87 triliun. Seiring dengan hal itu, Bank Mega akan meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 31 Maret 2026
Merujuk pada dokumen resmi, Bank Mega menyebut pembagian saham bonus tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 27/POJK.04/2020 tentang Saham Bonus.
Bank Mega menyampaikan bahwa aksi korporasi ini bertujuan memperkuat struktur permodalan serta meningkatkan jumlah saham yang dimiliki pemegang saham sehingga diharapkan dapat mendorong likuiditas perdagangan saham di pasar.
: Kredit Nyaris Stagnan, Laba Bank Mega Milik CT 2025 Naik 28%
Saat ini, modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan tercatat sebanyak 11.740.923.365 saham dengan nilai nominal Rp500 per saham atau setara Rp5,87 triliun.
Melalui skema rasio 1 saham lama memperoleh 1 saham bonus, perseroan akan menerbitkan 11.740.923.365 saham baru dengan nilai nominal yang sama. Dengan demikian, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat menjadi 23.481.846.730 saham atau setara Rp11,74 triliun.
: : Bank Mega Syariah Milik CT Raup Laba Bersih Rp140,24 Miliar per Kuartal III/2025
Sumber saham bonus berasal dari sebagian tambahan modal disetor (agio saham) yang per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp6,34 triliun berdasarkan laporan keuangan audit.
Dari jumlah tersebut, sebesar Rp5,87 triliun akan dikapitalisasi menjadi modal saham, sehingga saldo tambahan modal disetor setelah aksi korporasi diproyeksikan tersisa sekitar Rp477,02 miliar.
: : Tabungan Haji Bank Mega Syariah Tumbuh Dua Digit
Sementara itu, struktur kepemilikan saham tidak berubah secara persentase karena pembagian dilakukan secara proporsional sesuai kepemilikan masing-masing pemegang saham.
Berdasarkan daftar pemegang saham per 31 Januari 2026 yang diterbitkan oleh Biro Administrasi Efek, pemegang saham pengendali PT Mega Corpora memiliki 6.812.223.614 saham atau setara 58,02%, sementara masyarakat dengan kepemilikan di bawah 5% memegang 4.928.699.751 saham atau 41,98%. Setelah pembagian saham bonus, jumlah saham masing-masing pemegang saham akan berlipat ganda, namun komposisi persentasenya tetap.
Bank Mega Tbk. – TradingView
Dari sisi kinerja keuangan, perseroan membukukan total aset sebesar Rp140,83 triliun per 31 Desember 2025, dibandingkan Rp134,91 triliun pada akhir 2024. Kredit yang diberikan tercatat sebesar Rp67,23 triliun, sementara simpanan pihak ketiga mencapai Rp104,13 triliun. Total liabilitas tercatat Rp115,75 triliun dan ekuitas sebesar Rp25,07 triliun.
Perseroan turut membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp4,92 triliun dan pendapatan operasional lainnya Rp2,78 triliun. Laba sebelum pajak tercatat Rp4,16 triliun dan laba bersih mencapai Rp3,36 triliun, meningkat dari Rp2,63 triliun pada 2024.
Pemegang saham yang berhak menerima saham bonus adalah pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 13 April 2026 sebagai recording date.
Periode cum bonus di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 9 April 2026, sedangkan ex bonus berlaku mulai 10 April 2026. Untuk pasar tunai, cum bonus berlaku hingga 13 April 2026 dan ex bonus mulai 14 April 2026. Distribusi saham bonus dijadwalkan pada 30 April 2026
Perseroan juga menyampaikan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan sebagaimana telah diubah, saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham termasuk dalam kategori dividen. Dengan demikian, penerimaan saham bonus dikenakan ketentuan perpajakan sesuai tarif yang berlaku.
Harga saham perseroan pada saat pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal pendistribusian saham bonus akan disesuaikan secara teoretis oleh bursa sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mencerminkan peningkatan jumlah saham beredar setelah aksi korporasi.
Selain agenda persetujuan pembagian saham bonus, RUPS yang akan digelar pada 31 Maret 2026 juga akan membahas perubahan anggaran dasar perseroan sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh.
Jadwal pelaksanaan penerbitan saham baru MEGA yang berasal dari Kapitalisasi Tambahan Modal Disetor (Agio):
- Pemberitahuan RUPS dengan agenda rapat dan penjelasan mengenai rencana pembagian saham bonus kepada pemegang saham: 11 Februari 2026.
- Pengumuman RUPS melalui situs web Bursa Efek dan situs web Perseroan: 20 Februari 2026
- Pengumuman informasi rencana pembagian saham bonus kepada pemegang saham melalui situs web Bursa Efek dan situs web Perseroan: 6 Maret 2026
- Tanggal daftar pemegang saham yang berhak hadir dalam RUPS: 9 Maret 2026
- Tanggal Panggilan RUPS melalui situs web Bursa Efek dan situs web Perseroan: 9 Maret 2026
- Tambahan Informasi Rencana Pembagian Saham Bonus dari Kapitalisasi Agio Saham (bilamana ada): 9 Maret 2026
- Pelaksanaan RUPS: 31 Maret 2026