
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatat rekor baru dengan mencetak all-time high (ATH) ke level 8.859,19 pada Senin (5/1/2026). Kenaikan ini ditopang saham BYAN, TLKM, hingga DCII.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat 1,27% atau 111,05 poin menuju 8.859,19. Indeks komposit hari ini dibuka pada level 8.778,73 dan sempat menyentuh posisi tertingginya di 8.859,19.
Tercatat, sebanyak 446 saham naik, 246 saham turun, dan 114 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar alias market cap mencapai Rp16.194 triliun.
Penguatan IHSG didorong kenaikan sejumlah saham big caps, seperti PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) yang melonjak 6,73% menjadi Rp17.450 dan saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) naik 3,17% ke Rp3.580 per saham.
Selanjutnya, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) mencatat kenaikan sebesar 2,94% menjadi Rp7.000 dan saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) terapresiasi 1,81% ke level Rp223.975 per saham.
Adapun penurunan harga ditorehkan oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) yang terkoreksi 2,97% ke posisi Rp12.250, sedangkan saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) melemah 1,53% menjadi Rp2.580 per saham.
: : Grafik Pergerakan IHSG Hari Ini Senin, 5 Januari 2026
Sementara itu, saham top gainers hari ini dihuni oleh PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk. (AHAP) yang naik 34,96% ke Rp166, sementara PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) tumbuh 34,78% menjadi Rp124 per saham.
Di sisi lain, posisi saham top losers ditempati oleh PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk. (KLAS) yang terkoreksi 15% menjadi Rp119, dan PT MPX Logistics International Tbk. (MPXL) turun 14,97% ke Rp250 per saham.
: : IHSG Hari Ini (5/1) Dibuka Menguat, Saham INET Hingga DEWA Terbang
Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan bahwa indeks komposit sempat menguat 0,64% ke 8.804,84 pada perdagangan sesi I.
Secara teknikal, lanjutnya, pembentukan histogram positif pada MACD terus berlanjut dan Stochastic RSI bergerak menuju overbought area.
“Kami memperkirakan IHSG berpotensi lanjutkan penguatan menuju level 8.825 hingga 8.850 pada perdagangan sesi kedua hari ini,” ucap Valdy.
_________
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.