Profil Feisal Hamka, putra Babah Alun yang rajin tambah saham CMNP

Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Nama Feisal Hamka, anak kedua pengusaha jalan tol Jusuf Hamka, tercatat menambah kepemilikan saham di PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) pada akhir 2025. Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 30 Desember 2025, Feisal membeli 335.334.474 lembar saham perusahaan yang sempat saham terbesar dimiliki ayahnya itu.

Pembelian tersebut dilakukan melalui PT Bank HSBC Indonesia dan PT Indo Premier Sekuritas. Per 30 Desember 2025, kepemilikannya menjadi setara 5,01% saham perseroan.

Pada periode yang sama, Jusuf Hamka atau Babah Alun melepas sebagian kepemilikannya. Data KSEI menunjukkan, Jusuf menjual 130,8 juta lembar saham sehingga kepemilikannya turun menjadi 360.707.796 lembar atau 5,39%, dari sebelumnya 8,83%.

: BCA (BBCA) Tutup Bisnis di Hong Kong

Sedangkan pemilik terbesar CMNP adalah  BP2S SG/BNP Paribas Singapore Branch Wealth Management yang masuk pada akhir 2024. Entitas yang ini juga tercatat memiliki saham PT. Jaya Real Property Tbk (JRPT).

Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. – TradingView

Lalu bagaimanakah profil Feisal Hamka? Sebelum BP2S SG masuk, putra tertua Babah Alun itu menempati posisi Komisaris Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) pada 2022-2024. Dikutip dari laporan tahunan CMNP, warga negara Indonesia kelahiran 1986 itu diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada 6 Juli 2022, yang kemudian dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 1 tanggal 2 Agustus 2022.

: : Menakar Rotasi 10 Big Caps di BEI 2026, PANI Tersingkir Saat DCII Naik Kelas

Feisal yang belum berusia 40 tahun ini memiliki latar belakang pendidikan dari Amerika Serikat. Ia menempuh studi di Pasadena City College (2005) dan Santa Monica College (2007), sebelum meraih gelar Bachelor of International Business dari American Intercontinental University, Los Angeles, pada 2009.

Karier Feisal di sektor usaha, khususnya infrastruktur dan penunjangnya, terbangun secara bertahap. Sejak 2008, ia mulai mengenal industri melalui sejumlah program magang di perusahaan media, lembaga keuangan, hingga firma audit. Pada 2009, ia tercatat mengikuti program magang di Bursa Efek Indonesia dan PricewaterhouseCoopers, serta menjabat Assistant President Director PT Mandara Permai.

: : Blak-blakan Bos Maucash Soal Pengembalian Izin ke OJK

Memasuki 2010, ia menjabat Vice Marketing Director PT Daya Radar Utama dan Assistant Vice President Director PT Apexindo. Setelah Feisal memperoleh tanggung jawab lebih besar dengan terlibat lebih banyak pada perusahaan keluarga dalam konglomerasi CMNP.

Pada 2012–2016, Feisal menjadi Komisaris PT Girder Indonesia sekaligus Komisaris PT Citra Waspphutowa. Ia juga sempat menjabat Komisaris PT Citra Marga Jabar Tol (2015–2017) dan Direktur PT Citra Margatama Surabaya pada 2013. Di Perseroan, ia beberapa kali berganti peran: Direktur (2012–2013 dan 2018–2019), Komisaris (2019–2020), hingga kemudian dipercaya sebagai Komisaris Utama.

Pengalaman Feisal juga meluas ke perusahaan pengembang jalan tol di berbagai daerah. Ia pernah menjadi Direktur PT Citra Karya Jabar Tol (2017), Komisaris PT Citra Persada Infrastruktur (2017–2018), lalu beralih menjadi Direktur Utama perusahaan yang sama sejak 2018 hingga sekarang. Selain itu, ia memimpin PT Satu Jaringan Terpercaya (2018–2020), PT Citra Waspphutowa (2019–2020), serta PT Citra Marga Nusantara Propertindo pada beberapa periode berbeda.

Di luar sektor jalan tol, Feisal turut terlibat dalam pengembangan teknologi dan properti. Ia tercatat sebagai Direktur PT Elevasi Teknologi Indonesia sejak 2017, dan memimpin Hotel Lumi Bali melalui PT Lumi Gili Besar serta PT Kreativitas Alam Semesta sejak 2019.