
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Pasar modal Indonesia terus mengalami tekanan. Pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan setelah dibuka pada perdagangan hari pertama pekan ini.
Indeks tertekan berbagai sentiment negatif mulai darpelemahan rupiah hingga kondisi global.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melanjutkan pelemahan hingga 4,31% ke level 6.433,81 pada pukul 10.00 WIB, Senin (18/5/2026).
IHSG Ambruk 1,98% ke 6.723, Top Losers LQ45: CUAN, AMMN dan MDKA, Rabu (13/5)
IHSG mengalami tekanan besar dari pelemahan sejumlah indeks sectoral yaitu sector barang baku, infrastrktur, perindustrian, transportasi dan energi.
Total volume perdagangan saham di BEI pada pukul 10.00 WIB mencapai 13,20 miliar dengan nilai transaksi Rp 6,99 triliun.
Ada 664 saham yang melemah jadi pemberat IHSG, 74 saham menguat dan 74 saham lainnya stagnan.
IHSG tertekan pelemahan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang secara bergantian jadi top losers di LQ45 pagi ini.
MDKA Chart by TradingView
Ada juga saham PT Hertadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga berada di urutan top losers LQ45 yang turut membuat indeks terus tertekan.
IHSG Ambruk 5,2%, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing Sepekan Terakhir
Sementara itu,PT Astra International Tbk (ASII), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) serta PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) secara bergantian menempati top gainers di LQ45 pagi ini.