Transaksi saham BUMI tembus Rp 1,73 triliun, sahamnya justru anjlok

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi saham dengan nilai transaksi tertinggi di Kamis (15/1/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi saham BUMI mencapai Rp 1,73 triliun dengan total volume sebanyak 4,19 miliar saham.

Transaksi BUMI ini berkontribusi sebesar 8,92% dari total volume transaksi BEI pada 15 Januari 2026. Sementara nilai transaksi BUMI menyumbang sebesar 6,16% dari nilai transaksi BEI pada hari yang sama. 

Pemegang Saham Multi Garam (FOLK) Berubah, Pemilik Lama Jual di Harga Rp 75

Sementara nilai frekuensi transaksi saham BUMI mencapai 172.996 kali atau berkontribusi sebesar 5,24% dari transaksi yang terjadi di BEI.

Per 15 Januari 2026, total volume transaksi di BEI mencapai 46,97 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 28,09 triliun. Adapun total frekuensi sebanyak 3,29 juta kali.

Di Kamis lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di level tertinggi sepanjang masa yakni 9.075,406 atau naik 42,82 poin setara dengan naik 0,47%. 

Di periode yang sama total transaksi investor asing menyumbang 29% dan domestik sebesar 71%. 

Asing tercatat melakukan aksi beli bersih alias net buy dengan nilai Rp 947,45 miliar. Efeknya sepanjang tahun 2026, net buy asing sebesar Rp 7,3 triliun.

Pada Kamis (15/1/2026), pergerakan saham Bumi Resources (BUMI) sejatinya cukup tertekan. Saham BUMI turun 2,84% menjadi Rp 1.225 per saham. Sementara dalam lima hari saham BUMI anjlok 12,77%.