
Ussindonesia.co.id – , JAKARTA — Emiten terafiliasi Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) atau CDI Group akan menebar dividen interim pada Januari 2026, menjadi yang pertama setelah resmi melantai di BEI pada 9 Juli 2025.
Manajemen Chandra Daya Investasi dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut, keputusan rencana pembagian dividen interim tersebut sesuai dengan keputusan Direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris pada 29 Desember 2025.
“Perseroan [CDIA] menyampaikan rencana pembagian dividen interim untuk periode tahun buku 2025,” ujar manajemen, dikutip Senin (5/1/2026).
Dividen interim itu berasal dari laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2025, yakni sebesar US$67,84 juta.
Pada saat yang sama, CDIA membukukan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya US$78,4 juta dan total ekuitas US$995,99 juta.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Kamis (2/1/2026), manajemen CDIA melaporkan adanya perubahan jadwal pembagian dividen interim tersebut.
Dividen interim itu akan memasuki periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 9 Januari 2026 (sebelumnya 8 Januari 2026) dan dibayarkan kepada para pemegang saham pada 29 Januari 2026.
Berikut jadwal terbaru dividen interim CDIA:
- Cum dividen di pasar reguler & negosiasi: 9 Januari 2026 (sebelumnya 8 Januari 2026)
- Ex dividen di pasar reguler & negosiasi: 12 Januari 2026 (sebelumnya 9 Januari 2026)
- Recording date: 13 Januari 2026 (sebelumnya 12 Januari 2026)
- Cum dividen di pasar tunai: 13 Januari 2026 (sebelumnya 12 Januari 2026)
- Ex dividen di pasar tunai: 14 Januari 2026 (sebelumnya 13 Januari 2026)
- Pembayaran dividen interim: 29 Januari 2026