WEHA tebar dividen Rp 8,76 miliar, bidik pertumbuhan kinerja 8% pada 2026

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Weha Transportasi Tbk (WEHA) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk membagikan dividen tunai dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat (8/5/2026).

Dalam rapat tersebut, WEHA menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 6 per saham atau sekitar Rp 8,76 miliar. Nilai itu setara dengan sekitar 39% dari laba bersih perseroan sepanjang tahun buku 2025 yang mencapai Rp 22,2 miliar.

Sementara itu, sisa laba bersih sekitar Rp 13,4 miliar akan dicatat sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, laba bersih WEHA pada 2025 mengalami penurunan 21% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 28,3 miliar.

Mitratel (MTEL) Lakukan Merger Internal, Fokus ke Bisnis IoT & Internet

Manajemen WEHA menjelaskan, penurunan laba bersih tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya sejumlah beban operasional. Faktor pendorongnya meliputi pembatasan bahan bakar bersubsidi di beberapa wilayah, kenaikan tarif tol, hingga kenaikan harga suku cadang kendaraan akibat pelemahan nilai tukar rupiah.

“Sedangkan EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp 91 miliar, sedikit menyesuaikan dari Rp 93 miliar pada tahun sebelumnya,” papar Direktur Utama WEHA, Andrianto Putera Tirtawisata dalam paparan publik virtual, Jumat (8/5/2026).

Meski menghadapi tekanan biaya operasional, WEHA tetap optimistis terhadap prospek bisnis pada 2026. Perseroan menargetkan pertumbuhan kinerja keuangan di kisaran 5% hingga 8% sepanjang tahun ini.

  WEHA Chart by TradingView  

Untuk mencapai target tersebut, perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi, termasuk penguatan sistem teknologi dan digitalisasi operasional.

“Kami akan memperkuat penggunaan sistem teknologi dan aplikasi digital secara berkesinambungan guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional. Termasuk pengembangan fitur-fitur baru pada platform pemesanan online untuk kemudahan pelanggan,” ujarnya dalam paparan publik virtual, Jumat (8/5/2026).