
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Yen Jepang (JPY) melemah melewati 158,5 per dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat (23/1). Pelemahan JPY hari ini memperpanjang penurunan minggu ini karena investor menunggu keputusan kebijakan terbaru Bank Sentral Jepang (BOJ).
Seperti dikutip Tradingeconomics, Jumat (23/1), bank sentral Jepang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakannya tidak berubah setelah menaikkannya ke level tertinggi 30 tahun sebesar 0,75% bulan lalu.
Para pedagang akan mengamati dengan cermat pernyataan Gubernur BOJ Kazuo Ueda setelah pertemuan untuk mendapatkan panduan tentang waktu kenaikan suku bunga berikutnya di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pelemahan yen.
Data menunjukkan inflasi inti Jepang melambat pada bulan Desember tetapi tetap di atas target BOJ sebesar 2%.
Mata uang tersebut berada di bawah tekanan dalam beberapa sesi terakhir karena meningkatnya kekhawatiran fiskal, karena Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi bersiap untuk membubarkan parlemen dan mengadakan pemilihan umum sela untuk mengkonsolidasikan kekuasaan dan mengejar peningkatan pengeluaran.
Sementara itu, para pedagang tetap waspada terhadap potensi intervensi mata uang karena yen mendekati level kunci 160.