Ussindonesia.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (21/5/2026) di tengah penguatan indeks dolar AS dan meningkatnya sentimen risk off global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah spot ditutup di level Rp 17.667 per dolar AS, melemah 13 poin atau 0,07% dibanding penutupan sebelumnya di Rp 17.654 per dolar AS. Sementara itu, kurs Jakarta...
Read More »IHSG berpotensi volatil didorong sentimen domestik dan global
IHSG dibuka menguat 47,99 poin atau 0,76 persen ke posisi 6.366,49. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 4,28 poin atau 0,68 persen ke posisi 634,96.
Read More »Yield obligasi korporasi berpotensi naik, emiten mulai hitung biaya dana
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Tren kenaikan yield Surat Berharga Negara (SBN) mulai membayangi pasar obligasi korporasi. Kondisi ini berpotensi membuat emiten lebih selektif menerbitkan surat utang baru pada sisa tahun 2026. Perlu diketahui, yield SBN tenor 10 tahun tercatat naik ke level 6,89% per Kamis (21/5). Angka tersebut tercatat naik cukup signifikan dibandingkan yield awal tahun 2026 yang masih di kisaran 6,0%. Senior Economist KB Valbury...
Read More »Bursa Saham Kembali Ambrol, IHSG 21 Mei 2026 Ditutup Anjlok 3,37 Persen
Ringkasan Berita: Pada penutupan perdagangan Kamis (21/5/2026), IHSG merosot tajam sebesar 212,88 poin (3,37 persen) ke level 6.105,623 akibat aksi jual masif, meskipun sempat menguat di sesi pagi hingga menyentuh level tertinggi 6.378,811. Pergerakan indeks saham blue chip (LQ45) ambles ke level 618,25 (turun harian 0,65 persen) Sementara itu, saham-saham likuid berkapitalisasi besar (IDX80) mencatat koreksi harian terdalam sebesar 1,12 persen...
Read More »IHSG ditutup turun 3,54% ke 6.094, saham MEDC, DEWA & PTRO kompak merah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 3,54% ke level 6.094,94 dengan saham MEDC, DEWA, dan BRPT mengalami penurunan signifikan.
Read More »Barito Pacific (BRPT) buka suara soal kabar agunan saham Chandra Asri (TPIA)
Barito Pacific (BRPT) menegaskan seluruh pengelolaan jaminan saham Chandra Asri Pacific untuk fasilitas pembiayaan dilakukan secara hati-hati.
Read More »Produksi di awal tahun rendah, Triputra Agro (TAPG) ditopang tingginya harga CPO
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Emiten perkebunan kelapa sawit dan karet, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) diperkirakan mulai mencatat perbaikan kinerja pada kuartal II-2026 setelah tertekan pada awal tahun. Prospek tersebut ditopang musim panen yang lebih tinggi dan harga crude palm oil (CPO) global yang masih bertahan di level tinggi. Pada kuartal I-2026, TAPG membukukan pendapatan sebesar Rp 2,5 triliun, turun 5% dibandingkan Rp 2,62 triliun pada...
Read More »Kenaikan BI rate berpotensi menekan penerbitan obligasi korporasi
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Prospek penerbitan obligasi korporasi pada semester II-2026 diperkirakan lebih rendah dibanding tahun sebelumnya di tengah kenaikan suku bunga acuan dan potensi peningkatan yield yang mulai membayangi pasar surat utang. Chief Economist PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Suhindarto, mengatakan penerbitan obligasi korporasi pada paruh kedua tahun ini sebenarnya masih diproyeksikan relatif ramai, meskipun kemungkinan...
Read More »Indocement (INTP) akan bagi dividen Rp 1,53 triliun dari laba tahun buku 2025
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) akan membagikan dividen sebesar Rp 1,53 triliun atau Rp 468 per saham dari buku tahun 2025. Keputusan itu telah disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 pada 21 Mei 2025. Sebagai gambaran, INTP membukukan laba bersih sebesar Rp 2,2 triliun pada tahun 2025. RUPST 2025 itu pun menyetujui pembagian dividen tunai kepada pemegang saham...
Read More »Risalah The Fed buka peluang kenaikan suku bunga, begini prospek valas utama
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Valuta asing (valas) utama diproyeksi bergerak beragam setelah risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 28-29 April dirilis Rabu (20/5/2026). Dalam risalah tersebut, mayoritas pejabat The Fed menilai pengetatan kebijakan moneter kemungkinan diperlukan apabila inflasi tetap bertahan di atas target 2%. Mengutip Trading Economics, Kamis (21/5/2026) pukul 15.40 WIB, pasangan valas EUR/USD di level 1,1625,...
Read More »