Ussindonesia.co.id JAKARTA. Di tengah kondisi pasar yang dipenuhi risiko kontraksi, kinerja saham-saham lapis kedua (second liner) relatif tahan banting. Saham-saham ini pun tetap bisa menjadi opsi bagi investor asalkan mampu jeli memilihnya. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks kumpulan saham lapis kedua atau IDX Small-Mid Cap (SMC) Composite terkoreksi 6,14% year to date (ytd) ke level 472,417 hingga Senin (13/4/2026). Kinerja IDX SMC...
Read More »Wall Street dibuka melemah, kegagalan perundingan AS-Iran mengguncang investor
Ussindonesia.co.id NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka melemah pada awal perdagangan Senin (13/4/2026), setelah pembicaraan antara AS dan Iran akhir pekan lalu gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang. Hal ini mengancam rebound di pasar saham dan berisiko memicu Kembali gejolak volatilitas. Mengutip Reuters, pada bel pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average turun 198,4 poin, atau 0,41%, ke level 47.718,21....
Read More »Unilever Indonesia (UNVR) buka suara soal kabar penjualan lini bisnis jus Buavita
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menanggapi kabar soal penjualan lini bisnis jus Buavita milik perusahaan. Dalam keterbukaan informasi pada Senin (13/4/2026), Corporate Secretary PT Unilever Indonesia Tbk Mario Abdi Amrillah menegaskan, hingga saat ini bisnis jus Buavita masih sepenuhnya berada di bawah kepemilikan perusahaan. Ia juga memastikan perusahaan belum pernah menandatangani perjanjian jual beli apa pun yang...
Read More »Saham big banks kompak melemah, Senin (13/4), begini rekomendasi analis
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks kompak melemah lagi pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (13/4/2026). Pergerakan big banks pekan ini diproyeksi masih dalam rebound terbatas. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami pelemahan paling dalam hari ini. BBCA ditutup pada level harga Rp 6.575 atau turun 1,87% dibandingkan penutupan sebelumnya. Selanjutnya, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun...
Read More »Negosiasi AS–Iran gagal, rupiah masih dibayangi volatilitas
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Pergerakan rupiah kembali berada dalam tekanan seiring meningkatnya ketidakpastian global setelah negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran gagal mencapai kesepakatan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah tipis 1 poin ke level Rp 17.105 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai sentimen utama yang menekan rupiah berasal dari eskalasi konflik geopolitik di...
Read More »IHSG menguat 6,14 persen, ini rekomendasi saham sepekan ke depan
Ussindonesia.co.id JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak menguat pada perdagangan pekan 6 sampai 10 April 2026 dengan kenaikan 6,14 persen. Penguatan ini menandai pemulihan pasar setelah tekanan...
Read More »Normalisasi harga emas jadi peluang serok bawah saham ANTM & MDKA cs
Harga emas dunia fluktuatif akibat geopolitik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga, memicu koreksi saham tambang emas di BEI, namun ANTM dan BRMS tetap menguat.
Read More »SR024 laris manis, pemerintah tambah kuota penerbitan jadi Rp 17,5 triliun
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Penjualan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) seri Sukuk Ritel SR024 mencatatkan kinerja positif hingga menjelang akhir masa penawaran. Pemerintah bahkan memutuskan menambah kuota penerbitan seiring tingginya minat investor. Direktur Pembiayaan Syariah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Deni Ridwan, mengungkapkan total pemesanan SR024 telah melampaui target awal sebelum...
Read More »Erajaya (ERAA) diproyeksi tumbuh di kuartal II berkat momen Lebaran & rajin ekspansi
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) diperkirakan tetap tumbuh positif pada kuartal II-2026, ditopang momentum konsumsi musiman serta ekspansi bisnis yang berkelanjutan, meski tekanan terhadap margin masih menjadi perhatian. Ekky Topan, Investment Analyst Infovesta Kapital Advisory, menilai permintaan produk elektronik, khususnya smartphone dan gadget, masih akan terdorong oleh momentum Ramadan dan Lebaran. "Salah...
Read More »SR024 lebih laris dari ORI029, ini alasan investor lebih antusias
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Penyerapan instrumen Sukuk Ritel SR024 menunjukkan perbaikan dibandingkan seri sebelumnya, meskipun belum sepenuhnya kembali ke level optimal seperti periode 2024–2025. Hingga menjelang akhir masa penawaran, tercatat SR024 telah terserap sekitar 81,66% dari target Rp 15 triliun. Capaian ini lebih baik dibandingkan ORI029 yang hanya mencapai sekitar 57,76% dari target Rp 25 triliun dan menyisakan kuota cukup besar hingga...
Read More »