Ekonom sebut BI terlambat naikkan suku bunga, rupiah masih rentan

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25% dinilai belum cukup kuat untuk mengangkat nilai tukar rupiah secara signifikan. Ekonom Bright Institute, Yanuar Rizky, menilai kenaikan BI-Rate kali ini merupakan respons yang tertinggal dibanding cepatnya tekanan di pasar keuangan global maupun pelemahan rupiah yang sudah berlangsung. “BI Rate terlambat naik, jadi respons...

Read More »

XLSmart (EXCL) absen bagi dividen, begini penjelasan manajemen

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2025. Ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Rabu (20/5). Direktur & Chief Financial Officer XLSmart Telecom Sejahtera Antony Susilo menjelaskan EXCL belum bisa membagikan dividen tahun buku 2025 karena masih membukukan kerugian. “Di peraturan perundangan, kalau perusahaan mengalami kerugian maka perusahaan...

Read More »

Konflik Timur Tengah Memanas, BI Warning Ekonomi Global Makin Suram

Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) mengatakan, memanasnya konflik di Timur Tengah mulai menimbulkan dampak serius terhadap perlambatan ekonomi global Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan, penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan minyak dunia mendorong lonjakan harga energi dan memperburuk prospek ekonomi dunia...

Read More »