Ussindonesia.co.id JAKARTA. Seiring dengan evaluasi MSCI, Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan reformasi transparansi dengan mengecualikan saham High Shareholding Concentration (HSC) dari indeks unggulan untuk memastikan indeks tetap investable. Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna menyampaikan BEI selalu menjalin diskusi aktif dengan MSCI. Pembicaraan dengan MSCI berjalan konstruktif dan positif. Seperti...
Read More »BEI bakal depak saham dengan HSC dari indeks utama, intip penggantinya
BEI akan mengeluarkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi dari indeks utama mulai Mei 2026, menggantinya dengan saham likuid dan free float besar.
Read More »Intip potensi kinerja emiten telekomunikasi pada kuartal I-2026
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja emiten operator telekomunikasi, yakni PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) diproyeksikan penuh tantangan, tetapi secara persaingan akan lebih sehat. Equity Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Daniel Aditya mencermati untuk tahun ini, kompetisi di industri telekomunikasi akan semakin bagi. Dia memproyeksikan, TLKM akan mencetak kinerja yang serupa...
Read More »Rupiah diprediksi tetap loyo dan tertahan di Rp 17.000-an, ini obat perkasa
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Prospek nilai tukar rupiah ke depan diperkirakan masih akan bergerak volatil dengan kecenderungan melemah. Perlu diketahui, rupiah masih bergerak fluktuatif dan masih tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini. Rabu (22/3), rupiah ditutup di level Rp 17.181 per dolar Amerika Serikat (AS) atau melemah 0,22% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada Rp 17.143 per dolar AS. Ada pun demikian, jika...
Read More »Bitcoin tembus US$ 78.000, waspada ada koreksi jelang keputusan The Fed
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Harga aset kripto melanjutkan penguatan dalam beberapa waktu terakhir, didorong arus dana institusi yang deras, perbaikan sentimen global, serta dorongan teknikal. Namun, di tengah tren naik tersebut, potensi koreksi jangka pendek mulai terbuka seiring harga yang mendekati area resistance dan menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 18.05 WIB, Bitcoin naik...
Read More »Lakukan stress test, BI nilai perbankan kuat hadapi dampak perang Timur Tengah
Bank Indonesia menilai perbankan kuat hadapi dampak perang Timur Tengah berkat stress test, insentif likuiditas, dan pertumbuhan kredit yang solid.
Read More »Rupiah masih tertekan, Rp 17.000 dinilai jadi keseimbangan baru
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berkutat dalam tekanan dan sedang memasuki fase keseimbangan baru, di tengah tekanan global yang masih tinggi. Perlu diketahui, rupiah masih bergerak fluktuatif dan masih tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini. Rabu (22/3), rupiah ditutup di level Rp 17.181 per dolar Amerika Serikat (AS) atau melemah 0,22% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada Rp 17.143 per dolar...
Read More »Harga emas Antam Rabu, 22 April 2026: turun Rp 50.000 jadi Rp 2.830.000 per gram
Harga emas Antam turun Rp 50.000 jadi Rp 2.830.000 per gram pada 22 April 2026. Simak harga lengkap Ussindonesia.co.id buyback terbaru di Jakarta hari ini.
Read More »Incar pertumbuhan pendapatan hingga 12%, begini strategi IPCC
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Perusahaan sub-holding dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) optimistis mematok pertumbuhan pendapatan sebesar 10%–12% pada 2026. Pada 2025, IPCC berhasil membukukan pendapatan operasi sebesar Rp 929,96 miliar. Artinya, pendapatan IPCC pada 2026 diperkirakan bisa mencapai Rp 1,04 triliun. Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Manajemen Risiko Indonesia Kendaraan Terminal...
Read More »Prospek emiten energi grup Pertamina masih menarik, ini rekomendasi analis
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Prospek kinerja emiten energi di bawah naungan PT Pertamina (Persero), yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Elnusa Tbk (ELSA), dinilai masih cukup menarik memasuki kuartal II-2026. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas David Kurniawan mengatakan, ketiga emiten tersebut diperkirakan tetap mencatatkan kinerja yang resilien sepanjang 2026. “PGEO didorong oleh...
Read More »