Ussindonesia.co.id JAKARTA. Keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25% dinilai belum cukup kuat untuk mengangkat nilai tukar rupiah secara signifikan. Ekonom Bright Institute, Yanuar Rizky, menilai kenaikan BI-Rate kali ini merupakan respons yang tertinggal dibanding cepatnya tekanan di pasar keuangan global maupun pelemahan rupiah yang sudah berlangsung. “BI Rate terlambat naik, jadi respons...
Read More »Pemerintah Bentuk Danantara Sumberdaya Indonesia, Purbaya: Saatnya Serok Saham
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai badan baru tersebut dapat membuat kinerja keuangan emiten menjadi lebih transparan. #bisnisupdate #update #bisnis #text
Read More »Direksi Bank Jatim borong saham BJTM
Direksi Bank Jatim membeli saham untuk menunjukkan komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan dan optimisme pada prospek bisnis, serta memberi sinyal positif kepada investor.
Read More »XLSmart (EXCL) absen bagi dividen, begini penjelasan manajemen
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2025. Ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Rabu (20/5). Direktur & Chief Financial Officer XLSmart Telecom Sejahtera Antony Susilo menjelaskan EXCL belum bisa membagikan dividen tahun buku 2025 karena masih membukukan kerugian. “Di peraturan perundangan, kalau perusahaan mengalami kerugian maka perusahaan...
Read More »IHSG ditutup turun 0,28% ke level 6.318, kompak dengan bursa Asia yang melemah
IHSG Ditutup Turun 0,28% ke Level 6.318, Kompak dengan Bursia Asia yang Melemah
Read More »Konflik Timur Tengah Memanas, BI Warning Ekonomi Global Makin Suram
Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) mengatakan, memanasnya konflik di Timur Tengah mulai menimbulkan dampak serius terhadap perlambatan ekonomi global Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan, penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan minyak dunia mendorong lonjakan harga energi dan memperburuk prospek ekonomi dunia...
Read More »Indeks Bisnis-27 ditutup menguat, saham PTBA, MEDC, hingga JPFA melaju
Indeks Bisnis-27 naik 0,07% ke 447,06 pada 20 Mei 2026, dipimpin PTBA, MEDC, JPFA. IHSG diprediksi bergerak di 6.250-6.500, menunggu kebijakan ekonomi.
Read More »Gubernur BI minta perbankan tahan bunga kredit saat BI rate naik 50 bps
Gubernur BI Perry Warjiyo meminta bank tidak menaikkan bunga kredit meski BI Rate naik 50 bps, dengan menjamin likuiditas cukup dan mendorong efisiensi.
Read More »BI yakin rupiah akan menguat pada Juli-Agustus, ini alasannya
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memproyeksi nilai tukar rupiah akan mulai stabil dan cenderung menguat pada Juli hingga Agustus 2026. #bisnisupdate #update #bisnis #text
Read More »Rupiah Terus Tertekan, Proyeksi BI Rate Dipersimpangan Antara Tetap atau Naik
Cadangan devisa juga tergerus lebih dari 10 miliar dolar AS dalam empat bulan terakhir untuk menstabilkan rupiah. Namun, intervensi BI dinilai kurang efektif karena rupiah tetap terus melemah.
Read More »