Safe haven diburu investor, dolar AS hingga yen Jepang menguat

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi bersamaan dengan menguatnya mata uang safe haven seperti yen Jepang (JPY) dan franc Swiss (CHF) mencerminkan tingginya kehati-hatian investor terhadap ketidakpastian global. Melansir Trading Economics pada Rabu (27/5/2026) pukul 16.35 WIB, indeks dolar AS atau DXY berada di level 99,076. Sejalan dengan itu, mata uang yen Jepang berada di kisaran 159,35 per dolar AS atau...

Read More »

Bumi Resources (BUMI) mulai perdagangkan obligasi Rp 1,84 triliun, begini prospeknya

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih gencar mencari dana untuk pengembangan bisnisnya. Emiten produsen batubara ini pun menerbitkan obligasi senilai Rp 1,84 triliun. Obligasi Berkelanjutan I BUMI Tahap V Tahun 2026 diterbitkan pada 26 Mei 2026 dan akan resmi tercatat di bursa mulai 29 Mei 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emisi obligasi ini terbagi menjadi tiga seri dengan tingkat bunga yang bervariasi. Pertama, Seri A...

Read More »

BI rate naik, BRI Finance sesuaikan pricing pembiayaan secara bertahap

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance tetap menjalankan penyaluran pembiayaan secara selektif di tengah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,25%. Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, kenaikan BI Rate menjadi salah satu faktor yang diperhatikan perusahaan dalam menentukan pricing pembiayaan. “Kenaikan BI Rate tentunya menjadi salah satu faktor yang...

Read More »

Melihat Prospek Emiten Properti Aguan yang Sahamnya Turun Sejak Awal 2026

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja emiten properti terafiliasi Sugianto Kusuma alias Aguan dinilai masih prospektif di tahun 2026, meskipun mengalami penurunan saham yang cukup signifikan sejak awal tahun. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sahamnya ada di level Rp 7.650 per saham. Ini turun 15,47% dalam sebulan dan 39,29% sejak awal tahun alias year to date (YTD). Sementara, anak usahanya, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), mencatat penurunan...

Read More »

Pasar obligasi korporasi dibayangi pelemahan rupiah dan kenaikan yield

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Prospek pasar obligasi korporasi hingga akhir 2026 diperkirakan masih bergerak dinamis seiring tekanan eksternal yang belum mereda. Pelemahan rupiah, kenaikan yield global, serta ketidakpastian geopolitik dinilai menjadi kombinasi sentimen yang perlu dicermati pelaku pasar dan calon emiten. Fixed Income Analyst PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Doni Kuswantoro, mengatakan outlook suku bunga global dan domestik...

Read More »