Rupiah diproyeksikan masih tertekan di kisaran Rp17.700-Rp18.000 per dolar AS

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan dan melemah ke level Rp17.846 per dolar Amerika Serikat (AS), seiring tingginya permintaan valuta asing dan sentimen global yang belum kondusif. Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah masih akan bergerak terbatas dalam tekanan pada jangka pendek. “Untuk jangka pendek rupiah diperkirakan masih akan tertekan dan berada dalam rentang...

Read More »

Merdeka Gold mulai deep drilling di tambang Pani, potensi emas capai 7 juta ounces

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), yakni PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) resmi memulai diamond deep drilling sedalam 3.600 meter di Tambang Emas Pani. Ini lantaran perusahaan membidik adanya potensi peningkatan sumber daya mineral yang saat ini berada di kisaran 7,0 juta ounces emas. Presiden Direktur Merdeka Gold Resources, Boyke Abidin menjelaskan, berlokasi di Gorontalo, Tambang Emas Pani kini memiliki...

Read More »

Dari SKKL hingga Wi-Fi 7, ini strategi sinergi inti (INET) kejar pertumbuhan di 2026

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) optimistis prospek bisnis infrastruktur digital nasional masih bertumbuh pada 2026, ditopang peningkatan konsumsi data, transformasi digital, dan adopsi teknologi baru. Untuk menangkap peluang tersebut, INET menyiapkan sejumlah strategi ekspansi, mulai dari penguatan konektivitas internasional, pengembangan jaringan FTTH, hingga perluasan layanan berbasis Wi-Fi 7. Direktur Utama...

Read More »

IHSG menguat pada perdagangan Jumat (29/5) pagi, CUAN, BRPT, DEWA top gainers LQ45

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada awal perdagangan Jumat (29/5/2026). Pukul 09.01 WIB, IHSG menguat 16,14 poin atau 0,27% ke 6.147,17. Sebanyak 208 saham naik, 243 saham turun dan 250 saham stagnan. Enam indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan lima indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku yang naik 2,54%, sektor energi...

Read More »