Tren suku bunga tinggi, penerbitan obligasi diproyeksi tetap terbuka tapi selektif

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan penerbitan obligasi korporasi akan lebih selektif setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga. Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin mengatakan, di pasar obligasi, kenaikan suku bunga kebijakan biasanya menekan harga obligasi lama dan mendorong yield naik. Bagi emiten, kondisi ini berarti biaya penerbitan baru menjadi lebih mahal. Emiten yang tidak memiliki...

Read More »

Investor mulai lirik aset global di tengah tekanan rupiah dan volatilitas pasar

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah dan tingginya volatilitas pasar keuangan mendorong investor mulai mencari alternatif investasi di luar pasar domestik. Selain tetap menempatkan dana pada instrumen yang defensif, sebagian investor kini melirik aset global dan produk investasi berdenominasi dolar AS sebagai strategi diversifikasi. Di tengah kondisi tersebut, kinerja industri reksadana masih menunjukkan tekanan pada Mei 2026....

Read More »

Prospek UNVR 2026 masih berat, margin dan daya beli jadi tantangan

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Prospek kinerja PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) diperkirakan masih menghadapi berbagai tantangan sepanjang 2026. Tekanan biaya bahan baku, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga perubahan perilaku konsumen yang beralih ke produk lebih murah diperkirakan akan membatasi ruang pertumbuhan emiten barang konsumsi tersebut. Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi, melihat prospek UNVR tahun ini...

Read More »

Dividen turun, Kalbe Farma (KLBF) pilih perkuat ekspansi di tengah tekanan biaya

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membagikan dividen tunai sebesar Rp 936,26 miliar atau Rp 20 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Nilai dividen ini menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir, meski laba bersih perseroan tumbuh 13,09% secara tahunan menjadi Rp 3,66 triliun. Analis Fundamental BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand menilai, kebijakan dividen tersebut mencerminkan langkah konservatif manajemen di...

Read More »

Vale Indonesia tebar dividen Rp815 miliar, umumkan rombak komisaris

Jakarta, IDN Times - PT Vale Indonesia (Persero) Tbk (INCO) akan membagikan dividen senilai 45,64 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp815,23 miliar (kurs Rp17.863 per dolar AS) kepada pemegang saham. Besaran dividen itu merupakan 60 persen dari capaian laba Vale Indonesia sepanjang 2025, yakni sebesar 76 juta dolar AS atau setara Rp1,27 t...

Read More »

PT SMI terbitkan obligasi ritel Rp 150 miliar, DBS jadi penjamin emisi utama

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Konglomerasi keuangan Bank DBS Indonesia memperkuat dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur nasional melalui keterlibatan dalam penerbitan Obligasi Ritel Infrastruktur PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau ORIS senilai Rp 150 miliar. Dalam transaksi tersebut, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia (DBSVI) bertindak sebagai salah satu Penjamin Emisi Efek Utama sekaligus mengoordinasikan keseluruhan proses...

Read More »

Penerbitan obligasi korporasi hingga Mei tumbuh 30%, nilainya capai Rp 78,09 triliun

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat penerbitan obligasi korporasi sepanjang Januari – Mei 2026 meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini di antaranya karena kebutuhan refinancing hingga kebutuhan menjaga fleksibilitas pendanaan. “Penerbitan obligasi korporasi masih meningkat hingga Mei 2026. Nilai penerbitan kumulatif Januari–Mei 2026 mencapai Rp 78,09 triliun. Angka tersebut naik...

Read More »

Saham BBCA ambles 27,8% sejak awal tahun, analis sebut tekanan asing jadi biang keladi

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berada dalam tren pelemahan sepanjang tahun ini. Meski fundamental perseroan tetap solid, tekanan jual investor asing dan meningkatnya risk premium Indonesia membuat saham bank swasta terbesar di Indonesia itu belum mampu bangkit. Pada penutupan perdagangan Selasa (2/6/2026), saham BBCA berada di level Rp 5.825 per saham, naik 2,19% atau 125 poin dibandingkan hari...

Read More »