Apexindo Pratama Duta (APEX) raih pendapatan US$ 84,24 juta pada 2026

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Emiten jasa migas, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) membukukan pendapatan sebesar US$ 84,24 juta pada akhir 2025. Hasil ini sedikit berkurang 0,40% year on year (yoy) dibandingkan pendapatan perusahaan pada 2024 yakni US$ 84,58 juta. Sebagian besar pendapatan APEX pada 2025 berasal dari jasa pemboran sebanyak US$ 80,85 juta. Dari segi pelanggan, mayoritas pendapatan APEX pada 2025 disumbangkan oleh PT Pertamina Hulu...

Read More »

Bank tetap royal berbagi dividen jumbo di tengah perlambatan kinerja, OJK: Kami awasi

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Di tengah lesunya kinerja, bank terpantau masih royal berbagi dividen. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat hal ini sebagai katalis positif bagi daya tarik sektor perbankan di pasar modal, tetapi tetap melakukan pengawasan efektif terhadap kinerja keuangan industri perbankan nasional. Sejumlah bank terpantau menjaga rasio dividen tetap tinggi untuk tahun buku 2025. Di antaranya Bank Negara Indonesia (BNI) yang rasio...

Read More »

Obligasi Lontar Papyrus (LPPI) senilai Rp 2,72 triliun jatuh tempo pada Juli 2026

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyampaikan bahwa obligasi milik PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (LPPI) akan jatuh tempo dalam waktu dekat. Obligasi yang dimaksud antara lain Obligasi Berkelanjutan III tahap III tahun 2025 seri A (peringkat idA) senilai Rp 201,7 miliar yang akan jatuh tempo pada 1 Juni 2026 dan Obligasi Berkelanjutan II tahap I tahun 2023 seri A (peringkat idA) senilai Rp 2.726,6 miliar...

Read More »

Rights issue marak di BEI, INET dinilai paling menarik pada 2026

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap menggelar aksi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue dalam waktu dekat. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi bisnis di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Tercatat, sejumlah perusahaan yang akan melaksanakan rights issue antara lain PT Pelayaran Nasional Ekalya...

Read More »

BEI tunda implementasi short selling hingga September 2026, ini alasannya

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunda implementasi transaksi short selling oleh perusahaan efek di pasar modal domestik. Penundaan ini berlaku hingga 14 September 2026, sebagai bagian dari langkah kehati-hatian regulator dalam menjaga stabilitas pasar di tengah ketidakpastian global. "Bursa melakukan penundaan implementasi fasilitas pembiayaan dan pelaksanaan transaksi short selling oleh Perusahaan Efek sampai dengan...

Read More »