Permintaan emas melonjak, cek rekomendasi saham BRMS, ANTM, & ARCI

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Lonjakan permintaan emas di dalam negeri membuka peluang besar bagi emiten produsen emas untuk kembali mencetak pertumbuhan kinerja sepanjang 2026. Tidak hanya perusahaan tambang emas di sektor hulu, emiten hilir yang menjual emas batangan juga diperkirakan ikut menikmati kenaikan penjualan di tengah tingginya minat masyarakat terhadap aset safe haven. Data World Gold Council menunjukkan permintaan emas batangan di...

Read More »

Awas! Pasar saham hari ini (18/5) diprediksi tertekan, agar cuan cermati saham ini

Ussindonesia.co.id Jakarta. Pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi masih akan tertekan pada perdagangan hari ini, Senin 18 Mei 2026. Namun, tetap ada peluang cuan bagi investor saham di tekanan pasar yang tertekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan Senin (18/5/2026), di tengah tekanan sentimen global dan domestik yang belum mereda. Pada penutupan perdagangan Rabu...

Read More »

Rilis kinerja Nvidia dan Walmart jadi penentu arah Wall Street pekan depan

Ussindonesia.co.id NEW YORK. Dua tema utama yang memengaruhi pasar saham Amerika Serikat, yakni ledakan industri kecerdasan buatan (AI) dan tekanan inflasi terhadap belanja konsumen, akan menjadi perhatian investor pekan depan melalui laporan keuangan sejumlah perusahaan besar, termasuk Nvidia dan Walmart. Indeks saham utama Wall Street terus menguat dalam beberapa pekan terakhir. Indeks acuan S&P 500 dan Nasdaq Composite yang didominasi saham...

Read More »

IHSG berpotensi sideways bearish, tekanan MSCI dan asing masih dominan

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak volatile dengan kecenderungan melemah dalam jangka pendek, seiring kombinasi tekanan domestik dan global yang masih membayangi pasar. Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, mengatakan pelemahan IHSG menjelang libur panjang mencerminkan tekanan yang terjadi secara bersamaan, baik dari dalam maupun luar negeri. “Dalam jangka...

Read More »

Rupiah berpotensi lanjut tertekan, simak proyeksinya untuk Senin (18/5/2026)

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan awal pekan depan. Sentimen eksternal dinilai masih menjadi faktor utama yang membebani pergerakan mata uang Garuda. Berdasarkan data Bloomberg, indeks dolar Amerika Serikat (AS) atau DXY naik 0,47% menjadi 99,28 pada penutupan perdagangan Jumat (15/5/2026). Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 0,39% menjadi Rp 17.597 per...

Read More »