S&P 500 merosot tertekan data inflasi tinggi, harapan pemangkasan suku bunga sirna

Ussindonesia.co.id NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Rabu (13/5/2026), setelah data inflasi terbaru memperkuat keyakinan pasar bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama. Hingga pukul 09.45 waktu New York, indeks Dow Jones turun 249,05 poin atau 0,50% ke 49.511,51. Sementara itu, S&P 500 melemah 0,19% ke 7.387,05 dan Nasdaq Composite bergerak datar dengan kenaikan tipis 0,01% ke 26.091,60. Tekanan...

Read More »

Bursa Saham Indonesia diproyeksi fluktuatif, cermati saham pilihan analis

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Pergerakan bursa saham Asia diperkirakan masih dibayangi volatilitas dengan kecenderungan melemah seiring tekanan sentimen global. Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai, mayoritas bursa Asia akan bergerak dengan bias bearish. “Pelaku pasar masih memfaktorkan era suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama atau higher for longer, terutama setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) berada di...

Read More »

6 perbedaan saham dan reksa dana, pahami dulu sebelum berinvestasi!

Jakarta, IDN Times - Saham dan reksa dana adalah instrumen investasi yang cukup populer di kalangan masyarakat. Keduanya juga merupakan instrumen yang cukup digemari oleh kalangan milenial. Meski saham dan reksa dana sudah banyak diketahui orang, namun banyak juga yang belum memahami perbedaannya. Nah sebelum berinvestasi dengan salah satu dari ked...

Read More »

Rupiah berpotensi kian tertekan usai 18 saham dicoret dari MSCI

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Keluarnya sejumlah saham dari indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) Global Standard Indexes tanpa adanya pengganti baru dinilai menjadi sentimen negatif besar bagi pasar keuangan domestik. Kondisi ini dinilai berpotensi memperbesar tekanan terhadap nilai tukar rupiah melalui derasnya arus keluar modal asing atau capital outflow. Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp 17.476 per dolar Amerika Serikat...

Read More »

Tanpa saham baru di MSCI, rupiah hadapi tekanan baru

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Keluarnya sejumlah saham dari indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) Global Standard Indexes tanpa adanya pengganti baru dinilai menjadi sentimen negatif besar bagi pasar keuangan domestik. Kondisi ini dinilai berpotensi memperbesar tekanan terhadap nilai tukar rupiah melalui derasnya arus keluar modal asing atau capital outflow. Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp 17.476 per dolar Amerika Serikat...

Read More »

Timah (TINS) berpeluang kembali catat kinerja positif, cermati rekomendasi analis

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Timah Tbk (TINS) berpeluang melanjutkan tren positif kinerjanya sepanjang 2026. Hal ini didukung oleh tingginya harga timah dunia dan penundaan rencana penyesuaian tarif royalti mineral. Dalam berita sebelumnya, TINS mencatat pertumbuhan pendapatan mencapai 160,5% year on year (yoy) menjadi Rp 5,47 triliun pada kuartal I-2026. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya volume penjualan dan harga jual rata-rata logam...

Read More »