Djoni kuasai 5,09 persen saham FOLK, ada sinyal masuk konglo?

Jakarta, IDN Times - Pasar modal mendapat gebrakan usai masuknya investor nasional asal Jambi, Djoni ke dalam struktur pemegang saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK). Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Djoni saat ini tercatat memiliki 5,09 persen saham atau setara dengan 201 juta lembar saham FOLK dengan efektif tanggal 9 Ja...

Read More »

IHSG menguat 0,72% ke 8.948 pada Selasa (13/1), MBMA, PGEO, MDKA top gainers LQ45

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 63,58 poin atau 0,72% ke 8.948,30 pada akhir perdagangan Selasa (13/1/2026). Sebanyak 348 saham naik, 327 saham turun dan 131 saham stagnan. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku yang naik 2,67%, sektor perindustrian naik 2,12% dan...

Read More »

Rupiah melemah, sikap The Fed yang cenderung hawkish dan defisit anggaran menghantui

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (13/1/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,13% secara harian ke Rp 16.877 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah juga melemah 0,13% secara harian ke Rp 16.875 per dolar AS. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah melemah terhadap dolar AS yang rebound oleh pernyataan hawkish The Fed....

Read More »

Kompak, Rupiah JISDOR juga melemah 0,13% ke Rp 16.875 per dolar AS, Selasa (13/1)

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 16.875 per dolar Amerika Serikat pada Selasa (13/1/2026), melemah 0,13% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.853 per dolar AS. Pergerakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 16.877 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Selasa (13/1/2026), melemah 0,13% dari...

Read More »