IHSG anjlok 8,35% sepekan: Waspada, sektor ini tertekan paling dalam!

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat 67,10 poin atau 1,10% ke 6.162,04 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (22/5/2026). Sebanyak 449 saham naik, 251 saham turun dan 118 saham stagnan. Meskipun begitu, IHSG masih mengakumulasi penurunan 8,35% dalam sepekan terakhir. Tim Riset Pilarmas mengatakan, sektor basic materials naik paling tinggi, yaitu naik 6,85% pada perdagangan...

Read More »

Emiten ini bagi dividen US$ 3,01 juta, cek jadwal lengkapnya

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) memutuskan untuk pembagian dividen tunai dengan total sebesar US$ 3.013.598 untuk tahun buku 2025. Di mana, dividen tersebut setara 50% dari laba bersih INDY yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2025. Hal tersebut sudah mendapatkan restu dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Rabu (20/5/2026) lalu. Besaran dividen...

Read More »

BI optimistis kredit perbankan tetap tumbuh meski yield SRBI tinggi dan BI rate naik

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Bank Indonesia (BI) optimistis tingginya imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tidak akan mengganggu likuiditas perbankan untuk penyaluran kredit pembiayaan ke sektor riil. Untuk diketahui, imbal hasil atau yield SRBI saat ini sudah naik ke kisaran 6,45% untuk tenor 12 bulan dan mencapai 6,75% untuk tenor tertentu. Kebijakan penyesuaian ini dilakukan oleh Bank Indonesia untuk menarik arus modal asing dan...

Read More »

Harga CPO masih tertekan, pasar tunggu efek implementasi B50

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Harga minyak kelapa sawit atawa crude palm oil (CPO) masih berada dalam tekanan di tengah lemahnya permintaan ekspor dan tingginya pasokan global. Meski demikian, pasar mulai mengantisipasi implementasi program biodiesel B50 di Indonesia yang dinilai dapat menopang harga sawit ke depan. Berdasarkan data Bloomberg, harga CPO untuk kontrak Juni 2026 di Bursa Derivatif Malaysia menguat 0,6% dan ditutup di level MYR 4.430 per...

Read More »