Ussindonesia.co.id JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks kompak melemah lagi pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (13/4/2026). Pergerakan big banks pekan ini diproyeksi masih dalam rebound terbatas. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami pelemahan paling dalam hari ini. BBCA ditutup pada level harga Rp 6.575 atau turun 1,87% dibandingkan penutupan sebelumnya. Selanjutnya, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun...
Read More »Negosiasi AS–Iran gagal, rupiah masih dibayangi volatilitas
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Pergerakan rupiah kembali berada dalam tekanan seiring meningkatnya ketidakpastian global setelah negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran gagal mencapai kesepakatan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah tipis 1 poin ke level Rp 17.105 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai sentimen utama yang menekan rupiah berasal dari eskalasi konflik geopolitik di...
Read More »IHSG menguat 6,14 persen, ini rekomendasi saham sepekan ke depan
Ussindonesia.co.id JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak menguat pada perdagangan pekan 6 sampai 10 April 2026 dengan kenaikan 6,14 persen. Penguatan ini menandai pemulihan pasar setelah tekanan...
Read More »Normalisasi harga emas jadi peluang serok bawah saham ANTM & MDKA cs
Harga emas dunia fluktuatif akibat geopolitik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga, memicu koreksi saham tambang emas di BEI, namun ANTM dan BRMS tetap menguat.
Read More »SR024 laris manis, pemerintah tambah kuota penerbitan jadi Rp 17,5 triliun
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Penjualan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) seri Sukuk Ritel SR024 mencatatkan kinerja positif hingga menjelang akhir masa penawaran. Pemerintah bahkan memutuskan menambah kuota penerbitan seiring tingginya minat investor. Direktur Pembiayaan Syariah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Deni Ridwan, mengungkapkan total pemesanan SR024 telah melampaui target awal sebelum...
Read More »Erajaya (ERAA) diproyeksi tumbuh di kuartal II berkat momen Lebaran & rajin ekspansi
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) diperkirakan tetap tumbuh positif pada kuartal II-2026, ditopang momentum konsumsi musiman serta ekspansi bisnis yang berkelanjutan, meski tekanan terhadap margin masih menjadi perhatian. Ekky Topan, Investment Analyst Infovesta Kapital Advisory, menilai permintaan produk elektronik, khususnya smartphone dan gadget, masih akan terdorong oleh momentum Ramadan dan Lebaran. "Salah...
Read More »SR024 lebih laris dari ORI029, ini alasan investor lebih antusias
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Penyerapan instrumen Sukuk Ritel SR024 menunjukkan perbaikan dibandingkan seri sebelumnya, meskipun belum sepenuhnya kembali ke level optimal seperti periode 2024–2025. Hingga menjelang akhir masa penawaran, tercatat SR024 telah terserap sekitar 81,66% dari target Rp 15 triliun. Capaian ini lebih baik dibandingkan ORI029 yang hanya mencapai sekitar 57,76% dari target Rp 25 triliun dan menyisakan kuota cukup besar hingga...
Read More »Sigma Energy (SICO) bagi dividen Rp 1,82 miliar, intip jadwal lengkapnya
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp 1.820.155.528 atau Rp 1,82 miliar. Director SICO, Vita Diani Satiadhi mengatakan perusahaan berencana membagikan dividen tunai sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 9 April 2026 lalu. "Total nilai dividen setinggi-tingginya mencapai Rp 1,82 miliar, dengan dividen per...
Read More »Kinerja Darya-Varia (DVLA) masih defensif, begini kata analis
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) sepanjang tahun buku 2025 dinilai masih menunjukkan karakter defensif dengan pertumbuhan yang moderat. Ke depan, prospek emiten farmasi ini diperkirakan tetap positif, namun dibayangi risiko tekanan margin. Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menilai, pertumbuhan laba bersih DVLA sekitar 5% secara tahunan menjadi Rp163,95 miliar tergolong solid,...
Read More »Alasan FTSE Russell pertahankan Indonesia di secondary emerging market
Ussindonesia.co.id JAKARTA, FTSE Russell pada 7 April 2026 resmi mempertahankan Indonesia dalam klasifikasi Secondary Emerging Market dan menegaskan bahwa Indonesia tidak masuk dalam watch list penurunan peringkat. Keputusan ini dinilai memperkuat kredibilitas reformasi pasar modal Indonesia di tengah tekanan sentimen global, termasuk isu terkait indeks MSCI. Dalam pernyataan tersebut, FTSE Russell menegaskan bahwa Indonesia tetap berada di...
Read More »