
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 17,76 poin atau 0,24% ke 7.541,61 pada akhir perdagangan Rabu (22/4/2026).
Analis memberikan rekomendasi teknikal sejumlah saham untuk perdagangan Kamis (23/4/2026). Simak ulasan lengkapnya:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Saham BBCA ditutup terkoreksi 0,77% secara harian ke Rp 6.450 pada Rabu (22/4). BBCA berpotensi kembali membentuk lower low dengan menembus di bawah fraktal 6350 jika harga masih bergerak di bawah 6.600. Direkomendasikan buy on weakness dengan target resistance terdekat di 6.850 dan stoploss jika di bawah 6.175.
Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 6.175
Resistance: Rp 6.850
Ivan Rosanova, Binaartha Sekuritas
Rugi Fast Food (FAST) Menyusut 54,05% pada Tahun 2025, Intip Prospeknya ke Depan
2. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
Saham ITMG ditutup menguat 2,10% secara harian ke Rp 26.800 pada Rabu (22/4). Selama mampu bertahan di atas area support 25.775 – 26.275, peluang melanjutkan penguatan masih terbuka. Struktur candlestick juga menunjukkan fase konsolidasi setelah tekanan turun sebelumnya, sehingga berpotensi menjadi dasar kenaikan lanjutan.
Rekomendasi: Speculative buy
Support: Rp 26.275 / Rp 25.775
Resistance: Rp 27.600
Reza Diofanda, BRI Danareksa Sekuritas
IHSG Berpotensi Bergerak Volatile pada Kamis (23/4), Ini Kata Analis
3. PT Astra International Tbk (ASII)
Saham ASII ditutup menguat 4,35% secara harian ke Rp 6.600 pada Rabu (22/4). ASII melanjutkan tren bullish dengan membuat higher high level disertai volume. RSI di 60, MACD Histo +52. Direkomendasikan buy dengan target resistance terdekat di 7.000.
Rekomendasi: Buy
Support: Rp 6.500
Resistance: Rp 7.000
Muhammad Wafi, Korea Investment & Sekuritas Indonesia