IHSG ambruk 7 hari berturut-turut, cek saham yang banyak dijual, Rabu (20/5)

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah dan melanjutkan tren pelemahan selama tujuh hari berturut-turut pada perdagangan Rabu (20/5/2026).

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG melemah 0,81% atau turun 52,17 poin ke level 6.318,5 pada penutupan perdagangan.

Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif dengan menyentuh level terendah 6.215 dan level tertinggi 6.459.

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas pada Kamis (21/5), Simak Rekomendasi Saham Berikut

Aktivitas pasar terpantau cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 41,12 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 22,35 triliun.

Dari pergerakan saham, sebanyak 483 saham tercatat menguat, 208 saham melemah, dan 126 saham stagnan.

Meski indeks masih tertekan, investor asing justru membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp 249,17 miliar di seluruh pasar.

Namun di tengah tren bearish IHSG, asing banyak melego saham-saham ini kemarin.

IHSG Anjlok 6 Hari Beruntun, Cermati Saham Net Sell Terbesar Asing Kemarin

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Rabu:

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 375,75 miliar

2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 221,01 miliar

3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 140,5 miliar

4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 123,78 miliar

5. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 113,68 miliar

6. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 109,68 miliar

7. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 100,7 miliar

8. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 78,07 miliar

9. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 70,79 miliar

10. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 34,24 miliar

  BBCA Chart by TradingView