Jalani fit & proper deputi gubernur BI, Diki paparkan visi misi di Komisi XI

Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Diki Kartikoyono memaparkan visi dan misi bertajuk ‘Mengukir Sejarah Digital untuk Indonesia Emas’, untuk menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon deputi gubernur BI di hadapan Komisi XI DPR RI, Diki mengatakan bahwa kebijakan sistem pembayaran memiliki kemampuan yang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

“Untuk itu, kami mempunyai visi-misi, pertamanya adalah mengembangkan ekonomi nasional yang berdaya tahan dan efisien,” kata Diki, Senin (26/1/2026).

: Rupiah Ditutup Menguat ke Rp16.782 Jelang Keputusan Deputi Gubernur BI

Dia menjelaskan, pengembangan ekonomi nasional yang berdaya tahan dan efisien ini dicapai melalui infrastruktur dalam sistem pembayaran yang akan mendukung ekonomi keuangan digital Tanah Air.

Misi kedua yakni mengembangkan ekosistem ekonomi keuangan digital yang terpercaya dan inovatif. Dalam hal ini, Diki menilai bahwa Indonesia harus mampu memastikan sistem keuangan dalam negeri robust, fraud detection system, serta memiliki kemampuan analytical yang kuat.

: : Thomas Djiwandono Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI Hari Ini

“Banyak sekali yang kita bisa lakukan untuk meyakinkan bahwa sistem pembayaran kita terpercaya dan inovatif,” ujarnya.

Misi ketiga yakni mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif dan berdaulat. Lebih lanjut, Diki juga mengungkap sejumlah visinya. Di antaranya, membangun ekosistem digital yang berlandaskan infrastruktur sistem pembayaran.

: : Respons Bos LPS Soal Nama Thomas Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI

Selain itu, menempa digital talent dari berbagai pihak yang saat ini mungkin membutuhkan dukungan pemangku kebijakan. Pihak-pihak yang dimaksud yakni universitas, industri, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah (pemda). 

Profil Diki Kartikoyono 

Pria lulusan Master Bidang Project Management George Washington University ini sempat memegang jabatan sebagai pegawai setingkat Direktur Eksekutif Kantor Perwakilan Bank Indonesia London.

Jabatan itu diembannya selama kurang lebih dua tahun, mulai 2020 sampai dengan 2022. Pada saat yang sama, Diki bertugas sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia London.

Setelahnya, Diki mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola selama kurang lebih setahun, mulai 2022 sampai dengan 2023.

Kemudian sejak 2023, dia menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI).