
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok pada perdagangan awal pekan ini, Senin (9/3/2026), seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga minyak dunia yang dipicu memanasnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia, IHSG merosot 248,31 poin atau 3,27% dan berakhir di level 7.337,36.
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak di zona merah. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.403 dan terendah di 7.156, mencerminkan tekanan jual yang cukup kuat di pasar saham domestik.
Asing Net Buy Jumbo Rp 3,45 Triliun, Intip Saham yang Banyak Dikoleksi, Selasa (3/3)
Aktivitas perdagangan saham tercatat cukup ramai. Total volume transaksi mencapai 46,80 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp 23,88 triliun.
Tekanan terhadap IHSG juga tercermin dari dominasi saham yang melemah. Sebanyak 708 saham ditutup turun, sementara hanya 68 saham yang menguat dan 41 saham lainnya bergerak stagnan.
Meski demikian, di tengah koreksi tajam pasar, investor asing justru mencatatkan aksi beli bersih (net buy) yang cukup besar. Di seluruh pasar, investor asing membukukan net buy senilai Rp 1,11 triliun.
IHSG Ambruk 3,27% ke 7.337, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing di Awal Pekan Ini
Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Senin:
1. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 152,09 miliar
2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 137,82 miliar
3. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 134,59 miliar
4. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) RP 121,1 miliar
5. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 91,75 miliar
6. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 88,38 miliar
7. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 83,6 miliar
8. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 81,77 miliar
9. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 69,57 miliar
10. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 64,97 miliar
INKP Chart by TradingView