
Ussindonesia.co.id , JAKARTA—Emiten pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (TIC), PT Carsurin Tbk. (CRSN) menargetkan pertumbuhan pendapatan menjadi Rp618,16 miliar pada 2026.
Direktur Carsurin Theresia Ivonne menyampaikan pada 2026 manajemen menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 22,4% menjadi Rp618,16 miliar dari Rp504,96 miliar pada 2025. Jasa inspeksi masih menjadi motor utama pendapatan dengan kontribusi sekitar Rp491,11 miliar atau 77% pada tahun ini, naik dari sebelumnya Rp391,44 miliar.
“Setelah melakukan investasi barang modal dan penambahan tenaga ahli, kami menargetkan pertumbuhan kinerja pada 2026,” ujarnya dalam Paparan Publik, Kamis (21/5/2026).
Selain pertumbuhan pendapatan, CRSN mengincar raihan laba kotor Rp316,49 miliar pada 2026 dari sebelumnya Rp261,42 miliar, dan laba operasi meningkat menjadi Rp49,10 miliar dari Rp28,08 miliar pada 2025.
Laba bersih diharapkan meningkat menjadi Rp17,52 miliar pada 2026 dari Rp5,69 miliar pada 2025. Ebitda juga ditargetkan naik menuju Rp91,20 miliar dari sebelumnya Rp67 miliar.
“Dengan optimalisasi aset, kami harapkan laba bersih terus meningkat,” imbuhnya.
: : Carsurin (CRSN) Bagi Dividen Rp2,35 per Saham, Cek Jadwalnya
Theresia Ivonne memproyeksikan rasio utang terhadap ekuitas (debt-to-equity ratio/DER) turun menjadi 0,30 kali pada 2026. Penurunan tersebut mencerminkan strategi keuangan perseroan yang lebih berhati-hati dengan mengandalkan modal internal.
CRSN telah membentuk sejumlah anak usaha baru sepanjang 2025 untuk mendukung pengembangan bisnis dan layanan baru.
: : Carsurin (CRSN) dan NBRI Bikin Fasilitas Uji Baterai EV
Beberapa entitas baru tersebut antara lain PT Carsurin Nickel Integrity, PT Carsurin Coal Trust, PT Carsurin Trinova Global, PT Carsurin Safe Logix, PT Carsurin EcoTrust International, dan PT Carsurin Certiva International.
Selain itu, Carsurin juga memperluas bisnis ke sektor analisis jejak karbon, pengujian lingkungan, lembaga verifikasi dan validasi (LVV), sertifikasi gas rumah kaca (GRK), pengujian makanan, sertifikasi biomassa, pasar amonia, bisnis pelatihan, hingga solusi digital berbasis drone dan kecerdasan buatan (AI).
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Carsurin Tbk. (CRSN) pada Kamis (21/5/2026) memutuskan pembagian dividen.
Theresia Ivonne menyampaikan RUPST menyetujui pembagian dividen tunai Rp0,33 per saham. Dengan jumlah saham beredar 2.892.000.000, total dividen mencapai Rp954,36 juta.
“Pembagian dividen tunai pada 24 Juni 2026,” paparnya.