Cetak rekor baru! Bagaimana perak diperdagangkan di pasar global?

Ussindonesia.co.id  Harga perak mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level US$ 84,60 per ons troi, mengikuti lonjakan emas yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Melansir Reuters Senin (12/1/2026), kenaikan ini didorong oleh pelemahan dolar AS setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mengancam penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve, serta ketatnya pasokan dan tingginya permintaan dari sektor industri.

Lalu, bagaimana sebenarnya perak diperdagangkan di pasar global?

IHSG Berpeluang Rebound Terbatas pada Selasa (13/1), Ini Saham Rekomendasi Analis

Pasar Over-the-Counter (OTC)

Pusat perdagangan perak fisik terbesar dunia bersama emas berada di London. Di pasar ini, bank dan pialang melayani transaksi jual beli perak untuk klien global.

Perdagangan dilakukan secara over-the-counter (OTC) atau bilateral antar lembaga keuangan. Investor harus memiliki hubungan langsung dengan bank atau broker untuk mengakses pasar ini.

Pasar tersebut ditopang oleh batangan perak fisik yang disimpan di brankas bank-bank besar seperti JPMorgan dan HSBC.

Hingga akhir Desember 2025, brankas di London tercatat menyimpan sekitar 27.818 ton perak.

Siap Ekspansi, Ini Prospek dan Rekomendasi Saham Sariguna Primatirta (CLEO)

Pasar Berjangka (Futures)

Perak juga diperdagangkan di bursa berjangka. Dua pasar terbesar adalah Shanghai Futures Exchange di China dan COMEX milik CME Group di New York.

Kontrak berjangka merupakan perjanjian untuk menyerahkan perak pada tanggal tertentu di masa depan. Transaksi biasanya dilakukan melalui broker.

Sebagian besar kontrak berjangka tidak diselesaikan dengan pengiriman fisik, melainkan digulirkan ke kontrak jatuh tempo berikutnya.

Mekanisme ini memungkinkan investor berspekulasi atas harga perak tanpa harus menyimpan logam fisik.

Keunggulan lainnya, investor hanya perlu menyetor margin, yakni sebagian kecil dari nilai kontrak, bukan membayar penuh.

Harga Emas Tembus US$ 4.600: Ini 4 Cara Cuan dari Lonjakan Harga

Exchange-Traded Funds (ETF)

Instrumen lain adalah ETF perak, yang diperdagangkan di bursa saham seperti NYSE dan London Stock Exchange, layaknya saham perusahaan publik.

ETF menyimpan perak fisik di brankas, di mana setiap unit saham mewakili sejumlah perak tertentu. Investor ritel dapat memperdagangkan ETF dengan mudah melalui aplikasi investasi seperti Robinhood.

Jika permintaan ETF meningkat dan harga saham ETF melampaui harga perak fisik, manajer akan menambah pasokan perak ke brankas untuk menerbitkan saham baru, sehingga harga kembali seimbang.

ETF perak terbesar di dunia adalah iShares Silver Trust milik BlackRock, yang mengelola sekitar 529 juta ons perak senilai kurang lebih US$ 39 miliar pada harga saat ini.

Penguatan Dolar Indeks (DXY) Dinilai Normal, Rupiah Tetap Tertekan di Kuartal I-2026

Batangan dan Koin

Investor ritel juga dapat membeli batangan dan koin perak langsung dari pedagang logam mulia di berbagai negara.

Cara ini memungkinkan kepemilikan fisik, meski membutuhkan biaya penyimpanan dan keamanan tambahan.

Sariguna Primatirta (CLEO) Targetkan Tiga Pabrik Baru Beroperasi di 2026

Saham Perusahaan Tambang Perak

Selain itu, investor bisa berinvestasi melalui saham perusahaan tambang perak.

Saham-saham ini mudah diperdagangkan di pasar modal dan umumnya bergerak sejalan dengan harga perak.

Namun, nilai saham tambang juga dipengaruhi faktor lain seperti kualitas manajemen, tingkat utang, biaya produksi, serta kinerja operasional perusahaan.