Cikarang Listrindo (POWR) bagi dividen Rp49,52 per saham, cek jadwalnya

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Emiten pembangkit listrik swasta PT Cikarang Listrindo Tbk. (POWR) mengumumkan akan membagi dividen tunai tahun buku 2025 kepada para investor senilai US$45,21 juta atau setara Rp49,52 per Saham.

Corporate Secretary POWR Rani Maheswari mengungkapkan pembagian dividen tersebut sesuai dengan hasil RUPS Tahunan yang digelar pada 8 Mei 2026. Dalam rapat tersebut, perseroan menetapkan dividen tunai sebesar US$45,21 juta yang bersumber dari laba bersih tahun 2025.

“Perseroan akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sebesar US$45.218.312 atau setara Rp49,52 per saham,” kata Rani dalam keterbukaan informasi, Selasa (12/5/2026).

: Cikarang Listrindo (POWR) Dirikan Anak Usaha Baru di Sektor Energi Terbarukan

Adapun jadwal pembagian dividen POWR antara lain, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 20 Mei 2026, serta ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 21 Mei 2026.

Selanjutnya, cum dividen di pasar tunai pada 22 Mei 2026 dan ex dividen di pasar tunai pada 25 Mei 2026. Tanggal daftar pemegang saham (recording date) ditetapkan pada 22 Mei 2026.

: : Ini Respons Cikarang Listrindo (POWR) Soal Gangguan Pasokan Gas

“Tanggal pembayaran dividen tunai POWR dijadwalkan pada 5 Juni 2026,” tambah Rani.

Manajemen menuturkan jadwal pelaksanaan dan tata cara pembayaran dividen tersebut telah dikoordinasikan dengan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Biro Administrasi Efek perseroan.

: : Moody’s Revisi Outlook Peringkat Utang Cikarang Listrindo (POWR) Jadi Positif

Perseroan juga menegaskan bahwa pembagian dividen tunai tahun buku 2025 tidak akan memengaruhi kelangsungan usaha.

Sebagai informasi, POWR membukukan laba bersih sebesar US$72,05 juta sepanjang 2025. Adapun saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar US$302,84 juta.

Sementara itu, total ekuitas POWR mencapai US$714,98 juta hingga akhir Desember 2025.

Cikarang Listrindo Tbk. – TradingView _______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.