FTSE Russell keluarkan GOTO dan beberapa saham lainnya dari indeks

Jakarta, IDN Times – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dipastikan akan keluar dari salah satu indeks global yang dikelola FTSE Russell. Informasi tersebut tercantum dalam dokumen FTSE Global Equity Index Series June 2026 Quarterly Changes – Amendment v4 yang diterbitkan pada 1 Juni 2026.

Dalam dokumen itu, FTSE Russell mengumumkan sejumlah perubahan hasil tinjauan kuartalan indeks yang akan berlaku pada 22 Juni 2026. Selain GOTO, emiten lain yang terdampak adalah PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).

1. Saham-saham yang keluar dari indeks FTSE Russell

GOTO dan NCKL didepak dari FTSE Global Equity Index Series (GEIS) Mid Cap Index.

Selain itu, ada juga saham PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) dan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) akan dihapus dari FTSE Global Equity Index Series (GEIS) Micro Cap Index.

2. Alasan penghapusan saham-saham dari indeks

Adapun penghapusan saham-saham tersebut dari indeks FTSE Russel adalah berkaitan dengan status pencatatan mereka di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut FTSE Russell, Papan Pengembangan BEI tidak termasuk segmen pasar yang memenuhi kriteria untuk masuk dalam FTSE Global Equity Index Series alias GEIS.

“Segmen pasar tersebut merupakan segmen yang tidak memenuhi syarat untuk GEIS, sesuai dengan ketentuan perlakuan indeks Indonesia dalam index review Juni 2026,” sebut FTSE Russell dalam pengumumannya, dikutip Kamis (4/6/2026).

3. Berlaku per 22 Juni 2026

FTSE Russell juga menjelaskan, perubahan tersebut merupakan hasil quarterly review atau evaluasi berkala terhadap konstituen indeks. Lembaga penyedia indeks global itu menyatakan perubahan hasil evaluasi kuartalan akan berlaku mulai 22 Juni 2026, atau setelah penutupan perdagangan pada 19 Juni 2026.

Pengumuman FTSE Russell juga mencantumkan hasil evaluasi masih dapat direvisi hingga penutupan bisnis pada 5 Juni 2026. Namun, mulai 8 Juni 2026, perubahan indeks akan dianggap final dan perubahan lanjutan hanya dilakukan dalam kondisi luar biasa.

Seskab Teddy Terima CEO GoTo, Bahas Kebijakan Prabowo soal Ojol Seskab Teddy Bertemu Bos GoTo, Bahas Potongan Driver Ojol 8 Persen GoTo Siapkan Rp3,5 Triliun buat Buyback Saham, Simak Jadwalnya