IHSG ambles ke level terendah sejak 2020, simak rekomendasi saham untuk Selasa (9/6)

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 4,52% ke level 5.342 pada perdagangan Senin (8/6/2026).

Pelemahan tersebut disertai aksi jual bersih (net foreign sell) investor asing sebesar Rp 588 miliar di pasar reguler dan membawa IHSG ke posisi terendah sejak November 2020.

Harga Anjlok 14% Sehari, Saham Blue Chip Ini Akan Bagi Dividen Jumbo, Yield 9%

Tekanan pasar masih didominasi sentimen eksternal. Koreksi tajam saham-saham teknologi global membebani indeks utama dunia, termasuk Nasdaq dan KOSPI, sehingga mendorong pelaku pasar mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

Dari dalam negeri, sentimen negatif juga datang dari penurunan cadangan devisa Indonesia yang telah berlangsung selama lima bulan berturut-turut.

Posisi cadangan devisa tercatat turun menjadi US$ 144,9 miliar, memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas nilai tukar rupiah dan potensi berlanjutnya arus keluar modal asing.

Mengacu pada Sajian Pagi Menu Trading BRI Danareksa Sekuritas (SAPA MENTARI) untuk Selasa (9/6/2026), IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek dengan area support di level 5.200 dan resistance di 5.600.

Dua Saham GUNA & JTPE Cum Dividen Hari Ini (9 Juni 2026), Yield Tembus 5%

Pergerakan rupiah yang masih bertahan di atas Rp 18.150 per dolar AS menjadi salah satu risiko utama bagi pasar saham. Tekanan dapat semakin besar apabila pelemahan rupiah diikuti arus keluar dana asing yang berlanjut.

Selain itu, eskalasi konflik Iran-Israel kembali meningkatkan ketidakpastian global dan berpotensi mempertahankan sentimen risk-off di pasar keuangan.

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada perdagangan sebelumnya. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,16% ke level 50.786,01. Sebaliknya, indeks S&P 500 menguat 0,30% ke 7.405,73 dan Nasdaq Composite naik 0,86% ke level 25.929,66.

Wall St Bangkit Senin (8/6): Ramai Aksi Bargain Hunting, Nasdaq dan Saham Cip Rebound

Rekomendasi Saham

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)

Saham ADMR berhasil bertahan dan memantul dari area support 1.260–1.340. Selama bergerak di atas area tersebut, ADMR berpeluang melanjutkan penguatan menuju resistance terdekat.

  • Buy: 1.400–1.450
  • Target 1: 1.500
  • Target 2: 1.565
  • Stop loss: di bawah 1.300

PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)

Pergerakan MSIN saat ini berada dalam fase pullback dengan area support di kisaran 490–520. Selama bertahan di atas level tersebut, peluang penguatan menuju resistance berikutnya masih terbuka.

  • Buy: 520–580
  • Target 1: 620
  • Target 2: 680
  • Stop loss: di bawah 490

CFX Hadirkan Indeks CFX10, Investor Kini Punya Acuan Kondisi Pasar Kripto

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Saham TLKM membentuk pola pembalikan arah bearish head and shoulders dengan neckline di area 2.800. Investor perlu mewaspadai potensi pelemahan lanjutan menuju area support berikutnya.

  • Harga terakhir: 2.350
  • Support berikutnya: 2.300
  • Target support lanjutan: 2.050

PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA)

SUPA membentuk pola bearish continuation berupa descending triangle. Setelah menembus area support 810–850, saham ini berpotensi melanjutkan tren penurunan.

  • Harga terakhir: 600
  • Support berikutnya: 565
  • Target support lanjutan: 505