
Ussindonesia.co.id Harga emas bergerak relatif stabil pada perdagangan Selasa (5/5/2026), seiring pelaku pasar mencermati dampak ekonomi dari meningkatnya ketegangan di Timur Tengah serta mandeknya pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Melansir Reuters, harga emas spot tercatat naik tipis 0,2% menjadi US$ 4.528,99 per ons pada pukul 00.59 GMT. Sebelumnya, logam mulia ini sempat melemah lebih dari 2% dan menyentuh level terendah sejak 31 Maret pada sesi perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni menguat 0,1% ke level US$ 4.538,20 per ons.
Yield Dividen 4x Bunga Deposito, Apakah Saham Bank Blue Chip Ini Layak Beli?
Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah AS dan Iran melancarkan serangan baru di kawasan Teluk, dalam upaya saling menguasai Selat Hormuz. Konflik ini mengguncang gencatan senjata yang sebelumnya rapuh.
Militer AS menyatakan telah menghancurkan enam kapal kecil milik Iran serta mencegat rudal jelajah dan drone, di tengah upaya Washington membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Di sisi lain, harga minyak mentah AS turun lebih dari 1% setelah pasar menilai dampak serangan Iran terhadap kapal-kapal di kawasan tersebut.
Sentimen juga dipengaruhi kabar bahwa kapal berbendera AS yang dioperasikan Maersk berhasil melintasi selat tersebut dengan pengawalan militer AS.
Intip Rekomendasi Saham Unggulan di Sektor Batubara dan Prospeknya di 2026
Dari sisi kebijakan moneter, Presiden Federal Reserve New York John Williams menyatakan bahwa kebijakan saat ini masih cukup kuat untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi akibat konflik.
Ia juga membuka peluang penurunan suku bunga setelah tekanan inflasi mereda.
Namun, Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan bahwa suku bunga saat ini terlalu tinggi dan mendorong pelonggaran kebijakan moneter.
Sementara itu, kepemilikan emas oleh SPDR Gold Trust,ETF berbasis emas terbesar di dunia tercatat stabil di level 1.040,66 metrik ton.
Cum Date Saham GMTD: Lewat Hari Ini, Investor Kehilangan Hak Dividen Rp404/Lot
Untuk logam mulia lainnya, harga perak naik tipis 0,1% menjadi US$ 72,76 per ons, platinum menguat 0,5% ke US$ 1.954,80, dan palladium naik 0,8% ke US$ 1.491,84 per ons.
Secara keseluruhan, pergerakan harga emas saat ini mencerminkan sikap wait and see pelaku pasar di tengah ketidakpastian geopolitik dan arah kebijakan moneter global.