Harga saham kemahalan, Rukun Raharja (RAJA) umumkan stock split rasio 1:5

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Emiten sektor energi dan infrastruktur, PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) berencana melakukan aksi korporasi pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:5, dari nilai nominal Rp25 per saham menjadi Rp5 per saham.

Corporate Secretary RAJA, Yuni Pattinasarani, menyampaikan bahwa stock split akan mengubah struktur saham perseroan, baik dari sisi nominal maupun jumlah saham beredar.

“Perseroan berencana untuk melaksanakan Pemecahan Saham (Stock Split) dengan rasio 1:5 (1 (satu) saham lama menjadi 5 (lima) saham baru), sehingga nilai nominal saham turun dari Rp25 menjadi Rp5 per saham, ujar Yuni dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (13/5/2026).

: Emiten Migas Hapsoro, Rukun Raharja (RAJA) Raih Rating A+ dari Pefindo

Sebelum stock split, jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan tercatat sebanyak 4.227.082.500 saham. Setelah aksi korporasi tersebut, jumlah saham akan meningkat menjadi 21.135.412.500 saham.

Nilai nominal saham juga akan berubah dari Rp25 per saham menjadi Rp5 per saham setelah stock split efektif dilaksanakan.

: : Investor Siap Cuan, Rukun Raharja (RAJA) Bayar Dividen Rp105,67 Miliar Besok (28/1)

Manajemen RAJA telah memperoleh persetujuan prinsip dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat No. S-05213/BEI.PP2/05-2026 tertanggal 5 Mei 2026, setelah sebelumnya menyampaikan rencana tersebut melalui surat No. RR/DIR/17.120/IV/2026 pada 17 April 2026.

Yuni menjelaskan, aksi stock split dilakukan dengan mempertimbangkan praktik yang lazim di pasar modal serta upaya meningkatkan kualitas perdagangan saham perseroan.

: : ITSEC Asia (CYBR) Stock Split 1:2, Saham Pecah Mulai 13 Mei 2026

Menurutnya, harga saham RAJA yang telah berada di level relatif tinggi turut menjadi salah satu pertimbangan.

“Harga saham Perseroan saat ini telah berada pada level yang relatif tinggi, yaitu sebesar Rp4.170 per saham (berdasarkan harga penutupan per 12 Mei 2026), yang mengakibatkan nilai investasi minimum untuk 1 (satu) lot saham Perseroan menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa stock split diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham, memperluas basis investor, serta meningkatkan keterjangkauan harga saham bagi investor ritel tanpa mengurangi nilai kapitalisasi pasar perseroan.

Selain itu, aksi korporasi ini juga ditujukan untuk mendukung terciptanya perdagangan saham yang lebih teratur, wajar, dan efisien di Bursa Efek Indonesia.

“Pemecahan saham tidak berdampak negatif terhadap posisi keuangan Perseroan,” tutup Yuni.

Prakiraan Jadwal Pelaksanaan Stock Split RAJA: No Agenda Tanggal 1 Persetujuan prinsip dari BEI 5 Mei 2026 2 Pengumuman RUPS dan keterbukaan informasi 13 Mei 2026 3 Recording date pemegang saham untuk RUPS 26 Mei 2026 4 Pemanggilan RUPS 29 Mei 2026 5 Pelaksanaan RUPS 23 Juni 2026 6 Pengumuman ringkasan risalah RUPS 24 Juni 2026 7 Persetujuan Menkumham terkait perubahan anggaran dasar* 8 Juli 2026 8 Permohonan pencatatan saham tambahan ke BEI* 9 Juli 2026 9 Persetujuan pencatatan saham tambahan dari BEI* 10 Juli 2026 10 Pengumuman jadwal stock split di BEI* 10 Juli 2026 11 Akhir perdagangan saham dengan nominal lama di pasar reguler dan negosiasi* 13 Juli 2026 12 Recording date saham hasil stock split* 15 Juli 2026 13 Distribusi saham dengan nominal baru* 16 Juli 2026 Rukun Raharja Tbk. – TradingView _____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.