Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah pada perdagangan sesi I siang ini setelah dibuka melemah.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG terkoreksi 0,60% atau 53 poin ke level 8.921,66 pada perdagangan sesi I, Selasa (27/1/2026).
Sebanyak delapan indeks sektoral tertekan jadi pemberat bagi indeks. Sektor yang turun paling dalam antara lain perindustrian 3,45%, disusul barang baku 2,10%, properti dan real esatate 1,26%, keuangan 1,02%, Kesehatan 0,85%.
IHSG Anjlok 1,24% ke 9.021,5 di Sesi Pertama, Top Losers LQ45: UNTR, ASII, CTRA
Kemudian sektor barang konsumer primer turun 0,47%, transportasi 0,07% dan energi 0,05%. Sementara itu tiga sektor lainnya menguat yaitu teknologi naik 0,97%, disusul barang konsumer non primer 0,81% dan infrastruktur 0,76%.
Total volume perdagangan saham di BEI siang ini mencapai 33,23 miliar dengan nilai transaksi Rp 15,11 triliun. Ada 232 saham yang menguat, 441 saham yang melemah dan 130 saham yang stagnan.
Top losers di LQ45 adalah:
1. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) 5,86% ke Rp 2.250 per saham
2. PT Astra International Tbk (ASII) 5,82% ke Rp 6.475 per saham
3. PT United Tractors Tbk (UNTR) 5,68% ke Rp 25.725 per saham
ADRO Chart by TradingView
IHSG Ditutup Anjlok 1,36% ke 9.010 pada Rabu (21/1), UNTR, ASII, BUMI Top Losers LQ45
Top gainers di LQ45 adalah:
1. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 4,90% ke Rp 300 per saham
2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) 4,50% ke Rp 115.575 per saham
3. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) 3,47% ke Rp 1.045 per saham