Indeks Bisnis-27 dibuka loyo, saham INCO, INKP dan MEDC masih bertenaga

Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (7/4/2026). Meskipun begitu, sejumlah saham seperti INCO, INKP, hingga MEDC masih mampu mencatatkan penguatan pada perdagangan pagi hari.

Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia dibuka melemah 0,27% ke level 480,40. Dari 27 konstituen, sebanyak 13 saham menguat, 9 melemah, dan 5 saham stagnan.

Penguatan harga saham dipimpin oleh PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang naik 2,20% ke Rp5.800, diikuti PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang menguat 2,07% ke Rp9.875, saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) naik 1,88% ke Rp1.630, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) menguat 1,21% ke Rp1.255.

Selain itu, penguatan juga dialami oleh PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) yang naik 1,10% ke Rp1.830, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) menguat 0,95% ke Rp2.130, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menguat 0,83% ke Rp244, dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) menguat 0,52% ke Rp965.

Sebaliknya, pelemahan harga dialami oleh PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) yang terkoreksi 2,35% ke Rp1.660, PT Astra International Tbk. (ASII) turun 1,23% ke Rp6.025, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) turun 1,10% ke Rp3.610, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) turun 0,95% ke Rp3.130.

Selain itu, pelemahan juga dialami oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) yang terkoreksi 0,69% ke Rp1.445, PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) melemah 0,41% ke Rp1.210, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melemah 0,27% ke Rp3.630, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) melemah 0,22% ke Rp4.600.

: : Indeks Bisnis-27 Dibuka Bertenaga, Saham BUMI, MEDC, hingga ADRO Melaju

Beberapa saham yang stagnan pada pembukaan perdagangan antara lain PT United Tractors Tbk. (UNTR), PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari ini, Selasa (7/4/2026). 

Pada perdagangan sebelumnya, Senin (6/4/2026), IHSG ditutup melemah 0,53% atau 37,35 poin ke 6.989,43. Sebanyak 437 saham ditutup melemah, 264 saham ditutup menguat, dan 257 saham stagnan. 

Sepanjang hari, IHSG bergerak di rentang 6.943 hingga 7.009. Pasar mencatat transaksi 27,77 miliar saham dengan nilai Rp15,21 triliun. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp12.184 triliun. 

Untuk perdagangan hari ini, tim analis MNC Sekuritas menilai tekanan jual yang kian dominan mencerminkan bahwa secara teknikal IHSG masih berada dalam fase wave (v) dari wave [c] dari wave A, yang membuka ruang koreksi lanjutan menuju area 6.745–6.849. 

Meski demikian, terdapat peluang skenario alternatif di mana IHSG telah menuntaskan wave A (label biru) dan berpotensi memasuki fase penguatan menuju kisaran 7.323–7.450. 

”Best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga akan melanjutkan penguatan ke 7,323–7,450,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Selasa (7/4/2026).

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.